
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menyoroti dugaan penyalahgunaan blangko e-KTP palsu dalam kasus sindikat joki UTBK-SNBT. (Dokumentasi pribadi)
JawaPos.com - Polisi membongkar skandal joki Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Surabaya. Dugaan penyalahgunaan blangko e-KTP ilegal menjadi sorotan masyarakat.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengapresiasi gerak cepat Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus sindikat joki UTBK-SNBT yang ternyata sudah beroperasi sejak 2017.
“Kami mengapresiasi langkah Polrestabes Surabaya yang berhasil mengungkap kasus ini. Karena persoalannya sudah sangat serius dan menyangkut dokumen negara,” ujar Yona kepada awak media, Jumat (8/5).
Menurutnya, pengungkapan kasus ini penting untuk menjaga integritas pendidikan. Apalagi dalam perkembangannya, polisi juga menemukan indikasi penyalahgunaan blangko e-KTP untuk memanipulasi data peserta UTBK.
“Kalau benar ada praktik penjualan blangko e-KTP untuk kepentingan joki UTBK, maka ini tidak lagi hanya soal kecurangan akademik, tetapi sudah masuk ranah pidana serius,” imbuh politisi yang akrab disapa Cak Yebe ini.
Ia meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini sampai ke akar. Termasuk mendalami alur distribusi blangko e-KTP dan dugaan keterlibatan oknum ASN dalam proses curang tersebut.
“Ini harus dibongkar sampai akar-akarnya. Jangan berhenti pada pelaku joki atau lapangan saja, tetapi juga harus ditelusuri siapa yang memasok dan membuka akses dokumen tersebut,” tegasnya.
Selain mencederai sistem pendidikan Indonesia, politisi Partai Gerindra tersebut menilai penggunaan identitas palsu dalam seleksi nasional perguruan tinggi, seperti UTBK-SNBT bisa merusak kepercayaan publik.
“Jika proses UTBK khususnya fakultas-fakultas favorit seperti kedokteran menggunakan joki, maka ini alarm serius. Bagaimana kualitas para dokter muda harapan bangsa kalau proses kelulusannya dibantu joki?” ucapnya kecewa.
Cak Yebe menegaskan e-KTP merupakan dokumen vital untuk layanan publik. Kebocoran blangko e-KTP dapat memicu masalah lebih luas, tidak hanya di sektor pendidikan tetapi juga layanan administrasi lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022