
Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukomanunggal gerak cepat menangkap pelaku pembunuhan satpam yang ditemukan di gedung mangkrak kawasan Darmo Satelit Town, Senin (11/5). (Dokumentasi Polsek Sukomanunggal)
JawaPos.com - Tak sampai 24 jam, polisi berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap seorang satpam berinisial DK, 48 tahun, di gedung mangkrak kawasan Darmo Satelit Town, Senin (11/5).
Informasi ini dibenarkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto. Ia mengatakan korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 05.30 WIB. Polisi langsung gerak cepat dan menangkap pelaku pada sore hari.
“Betul, pelaku sudah kami amankan. Benar satu orang pelaku. Pelaku ditangkap di wilayah Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar AKBP Eddy kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya, Senin (11/5).
Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui identitas serta motif pelaku melakukan perbuatan kriminal. "Identitas menyusul, ini baru dibawa ke Satreskrim Polrestabes Surabaya,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Akhyar mengatakan bahwa jasad petugas keamanan tersebut ditemukan pertama kali oleh temannya yang hendak ganti shift jaga pada Senin pagi.
Tepatnya ditemukan di kompleks gedung Graha DST di Jalan Sukomanunggal Jaya Nomor 11-15, yang merupakan bangunan bekas perkantoran 3 lantai yang sudah terbengkalai sekitar 5 hingga 6 tahun terakhir.
"Jadi dia (korban) kebiasaan kalau sudah serah terima, taruh baju satpamnya di kantor situ. Terus kok curiga lampunya ini sudah jam 05.00 WIB belum mati, SOP-nya kan harus mati, nah dilihat kok curiga," ujar Akhyar.
Karena merasa ada kejanggalan, petugas tersebut kemudian mengecek ke musala untuk mencari korban. Namun, korban tidak ditemukan di lokasi tersebut.
"Dia ngelihat ke musala karena korban ini taat, sering salat gitu. Nah, dilihat di musala enggak ada, baru di berjalan dilihat ke pos security kok ada bercak-bercak (darah) dan sampai di dalam ditemukan korban tergeletak," lanjut Akhyar.
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sukomanunggal dan langsung dilakukan olah TKP. Polisi mengamankan barang pribadi korban, termasuk sepeda motor, namun ponselnya tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
