
Ribuan wisatan menikmati momen liburan akhir pekan di Kebun Binatang Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menjadwalkan penetapan tersangka.
Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus (Kasidik Pidsus) Kejati Jatim, John Franky Ariandi mengatakan kepastian mengenai status tersangka dijadwalkan rilis pada pekan ketiga bulan Juni 2026.
Langkah hukum tersebut dilakukan setelah tim Kejaksaan mengumpulkan bukti-bukti penting, serta diperkuat hasil audit keuangan yang tengah diproses bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Temuan pemeriksaan terbaru menunjukkan, kerugian keuangan negara akibat buruknya pengelolaan anggaran di destinasi wisata edukasi favorit ini meningkat dari perhitungan awal yang lebih rendah.
“Perhitungan kerugian di KBS perhitungan kerugian negara masih berproses. Saat ini posisi kerugian di Rp 7,4 miliar, kemarin itu ada penambahan,” tutur John dikonfirmasi awak media di Surabaya, Jumat (12/6).
Baca Juga:Belum Resmi Jadi Dokter, Danial Habri Arsyi Kantongi 4 LoA Kampus Top Dunia dan Lolos LPDP
Hingga kini, Kejati Jatim masih merahasiakan inisial, jabatan, hingga modus para terduga pelaku kasus dugaan korupsi pengeolaan keuangan KBS, demi kepentingan proses investigasi yang masih berjalan.
Di sisi lain, kejaksaan terus memperkuat bukti kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan di KBS, melalui serangkaian penyidikan guna membangun konstruksi perkara yang lebih lengkap dan kuat.
“Fiks-nya berapa angkanya (hasil audit BPKP) nanti akan kami sampaikan kerugian negaranya. Jadi untuk semenatara itu (Rp 7,4 miliar), karena kami masih melakukan pendalaman,” sambungnya.
Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggeledah Kantor PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Kamis (5/2), sebanyak 4 box dokumen diamankan.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
