
Ribuan anggota pencak silat melakukan konvoi malam 1 Suro di Surabaya. (Instagram @ig.suroboyo)
JawaPos.com - Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tenggilis Mejoyo gerak cepat melakukan pengejaran dan menangkap empat oknum pesilat yang terlibat kerusuhan dalam aksi konvoi malam 1 Suro (Tahun Baru Islam).
Empat oknum pesilat tersebut berasal dari Kabupaten Jombang. Tiga di antaranya warga Kecamatan Kesamben, yakni MALB (26), HN (28), dan AS (28). Lalu satu orang lainnya, MNAF (26), warga Kecamatan Sumobito.
"Empat tersangka sudah diamankan di Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto ketika dikonfirmasi, Minggu (21/6).
Sebagai informasi, ribuan anggota perguruan pencak silat dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar konvoi malam 1 Suro atau tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H pada Rabu dini hari (17/6).
Sayangnya, konvoi tersebut berujung ricuh. Sejumlah oknum terlibat bentrokan hingga melakukan penyerangan dan perusakan kaca mobil dan membakar motor, seperti di Jalan Raya Prapen, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
AKBP Edy mengungkapkan bentrokan bermula sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, pemuda berinisial LH melihat iring-iringan motor kelompok pesilat melintas dari arah selatan menuju utara di Jalan Raya Prapen
Setibanya di lokasi, rombongan yang konvoi terlibat aksi saling ejek dengan sejumlah pemuda Kampung Prapen. Setelah sempat meninggalkan lokasi, kelompok tersebut kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak.
Kedatangan rombongan itu memicu aksi pengejaran terhadap para pemuda kampung. Sementara korban LH yang sedang berjaga di pos keamanan setempat tidak mampu menghalau serangan tersebut.
Setelah melakukan penyerangan, salah seorang pelaku menyeret sepeda motor milik korban ke tengah jalan. Kendaraan tersebut kemudian dibakar oleh sejumlah oknum pencak silat yang ikut konvoi.
"Kemudian segerombolan orang (oknum anggotan pencak silat), termasuk tersangka masuk ke kampung (di sekitar Jalan Prapen) merusak kaca mobil warga dan kaca rombong mie ayam," terangnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
