
Ratusan massa dari kelompok sipil, mahasiswa, dan buruh kembali unjuk rasa di Depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (22/6). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gelombang unjuk rasa di Depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Senin (22/6).
Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, massa aksi mulai memadati Jalan Gubernur Suryo sekitar pukul 15.30 WIB. Aksi demonstrasi diawali dengan longmarch sepanjang 800 meter dari monumen Bambu Runcing.
Mereka kemudian bergiliran berorasi sambil membawa sejumlah poster bertuliskan keresahan masing-masing. Ada yang bertuliskan "19 Juta Lapangan Pekerjaan Hanya untuk Polisi dan Tentara".
Ada juga "Papua Bukan Tanah Kosong, Biarkan Papua Tentukan Nasibnya Sendiri", "Kembalikan Tentara ke Barak! Tolak RUU TNI", hingga "Oke Gas Oke Gas, Prabowo-Gibran Turun, Torang Gas!".
Juru Bicara Aksi Surabaya Menggugat, Miftakhur Rohmah mengatakan sedikitnya ada 300 orang yang ikut dalam aksi ini. Mereka berasal dari kelompok mahasiswa, kelompok sipil, dan kelompok buruh.
"Kita nggak mau gerakan di Surabaya terpecah seperti gerakan gerakan sebelumnya, jadi hari ini kita coba melebur. Untuk tuntutan, kita langsung pada tuntutan paling tinggi, yakni turunkan Prabowo-Gibran," ujarnya di lokasi, Senin (22/6).
Tuntutan menurunkan Prabowo-Gibran disebut bukan tanpa alasan. Mifta menilai perdebatan isu seperti MB dan lainnya tidak efektif karena tidak menyentuh akar persoalan yang dianggap penting oleh mereka di lapangan nyata.
"Percuma kalau bahasnya itu cuman isu per isu, kaya MBG, percuma, karena kesalahan tertingginya itu ada di pemimpinnya. Jadi kita mencoba jalan yang paling jauh (tuntutan), yakni menurunkan Prabowo-Gibran," imbuh Mifta.
Lebih jauh, Mifta mengungkapkan terdapat 9 poin yang dianggap sebagai kegagalan rezim Prabowo-Gibran. Hal tersebut menjadi alasan massa turun ke jalan dan melakukan aksi demonstrasi hari ini, Senin (22/6).

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
