
Para orang tua murid BINUS SCHOOL Surabaya berpose di depan backdrop event Fun Match Padel di Hyde Padel Surabaya, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran para wali murid dalam event ini menjadi bagian dari upaya BINUS SCHOOL Surabaya dalam mempererat komunitas BINUSian di Surabaya.
JawaPos.com — BINUS SCHOOL Surabaya menggelar Fun Match Padel di Hyde Padel Surabaya pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan collaborative event yang melibatkan empat pihak: BINUS SCHOOL Surabaya, IM3 Platinum, Mercedes-Benz Club Indonesia Jatim Bali, dan jawapos.com. Tidak hanya kalangan mitra dan komunitas umum, para orang tua siswa BINUS SCHOOL Surabaya pun turut hadir sebagai peserta aktif dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran orang tua dalam event ini bukan sekadar pelengkap. Bagi BINUS SCHOOL Surabaya, momen seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem komunitas yang lebih luas, di mana orang tua, mitra institusi, dan komunitas bisnis dapat saling berkoneksi dalam satu ruang yang sama. Mr. Alex, Principal of BINUS SCHOOL Surabaya, menyebut kolaborasi lintas komunitas sebagai bagian dari visi besar institusi.
"Dengan membangun hubungan dan mengembangkan komunitas baru, kita bisa menikmati olahraga bersama sekaligus memperluas jaringan. Ini adalah bagian dari bagaimana BINUS ingin berkontribusi kepada masyarakat Surabaya," ujar Mr. Alex.
Salah satu orang tua yang hadir pagi itu adalah Miss Cahya, wali murid yang dua anaknya saat ini menempuh pendidikan di BINUS SCHOOL Surabaya. Bagi Miss Cahya, kegiatan seperti Fun Match Padel bukan hal yang asing. Sejak bergabung dengan komunitas orang tua BINUS SCHOOL Surabaya, ia sudah merasakan bagaimana sekolah secara aktif membangun ruang pertemuan yang memberikan nilai lebih dari sekadar agenda sosial biasa.
"Komunitas parent di BINUS sangat membantu kami dari sisi networking. Ada banyak kegiatan yang mempertemukan kami dengan sesama orang tua maupun komunitas lain. Di situasi ekonomi seperti sekarang, jaringan seperti ini sangat penting," tutur Miss Cahya.
Keterlibatan Miss Cahya dalam komunitas BINUS SCHOOL Surabaya berawal dari keputusannya untuk mempercayakan pendidikan sang putra kepada institusi tersebut. Ia memiliki tiga anak, dua di antaranya kembar, yang kini bersekolah di BINUS SCHOOL Surabaya sejak jenjang kindergarten. Baru pekan lalu, keduanya menyelesaikan wisuda sebagai bagian dari angkatan pertama early years sekolah tersebut. Bulan depan, mereka akan melanjutkan ke jenjang primary.
Kepercayaan keluarga Miss Cahya terhadap BINUS bukan tanpa dasar. Suaminya adalah alumni BINUS University Jakarta, sehingga keluarga sudah memiliki gambaran langsung tentang ekosistem pendidikan yang dibangun BINUS selama puluhan tahun.
"Karena suami sudah tahu seperti apa BINUS University itu, ketika mendengar BINUS SCHOOL buka di Surabaya, kami langsung mendaftarkan anak-anak. Kami tidak ragu karena sudah merasakan sendiri kualitasnya," ujar Miss Cahya.
Meski demikian, proses masuk ke BINUS SCHOOL tidak berjalan begitu saja. Setelah menjalani sesi penyamaan visi antara orang tua dan pihak sekolah, calon siswa harus melewati proses asesmen terlebih dahulu. Miss Cahya mengakui sempat merasa khawatir, terutama karena mendaftarkan dua anak sekaligus.
"Saya sempat kepikiran, bagaimana kalau salah satunya tidak lolos? Kasihan karena mereka kembar. Tapi syukurnya keduanya bisa masuk dan menjadi bagian dari angkatan pertama yang graduation," ungkap Miss Cahya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
