
Polrestabes Surabaya menangkap 2 pelaku curanmor dengan modus baru: menuduh korban ikut tawuran. (Humas Polrestabes Surabaya)
JawaPos.com - Polrestabes Surabaya mengungkap modus baru pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku mencegat korban di jalan, menuduhnya sebagai pelaku tawuran, lalu merampas motor dan barang berharganya.
Pengalaman buruk ini dialami pengendara berinisial FSMI, warga Tambaksari. Saat mengendarai sepeda motor di Jalan Kusuma Bangsa, ia dicegat oleh sekelompok orang tidak dikenal.
"Bahwa benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau pencurian dengan kekerasan, pelapor FSMI," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, Jumat (10/7).
Kasus curanmor ini bermula saat FS bersama teman-temannya berinisial K hendak pergi bermain bola di kawasan Putra Agung, Surabaya pada 7 Juni 2026. Di perjalanan, mereka tiba-tiba dicegat oleh 4 orang.
"Empat orang ini mengatakan jika korban mirip dengan orang yang ikut tawuran di kenjeran. Kemudian salah satu pelaku naik ke sepeda korban dan menyuruhnya naik, sementara teman korban dibiarkan pergi," imbuhnya.
FS dibawa pergi oleh pelaku berputar-putar ke beberapa titik. Sampai di persimpangan kereta api di Jalan Ambengan, korban disuruh turun dan mengeluarkan barang pribadinya, seperti, handphone, STNK, dan kunci motor keyless.
"Korban awalnya tidak mau (menuruti), lalu salah satu pelaku memukul korban dibagian muka, akhirnya diambil (paksa oleh) pelaku. Korban disuruh naik lagi (ke sepeda motor) dan diturunkan di Jalan Kusuma Bangsa," beber Hadi.
Saat diturunkan, korban sempat menolak dan berupaya mengamankan kendaraannya, namun salah satu pelaku mengancam sekali lagi dengan cara mengeluarkan senjata tajam dari saku celananya.
"Akhirnya korban turun dari kendaraannya. Korban bahkan sempat dipukul lagi di bagian kepala, sebelum akhirnya pelaku kabur membawa lari sepeda, handphone, dan kunci motor korban," terangnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
