Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 17.51 WIB

Polres Jombang Larang Sound Horeg dan Karnaval Agustusan Selama Muktamar NU 2026

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU pada 27 - 31 Agustus 2016 mendatang. (Dokumentasi Radar Jombang) - Image

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU pada 27 - 31 Agustus 2016 mendatang. (Dokumentasi Radar Jombang)

JawaPos.com - Polres Jombang melarang penyelenggaraan karnaval Agustusan dan kegiatan yang menggunakan sound horeg, selama Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung, 27 - 31 Agustus 2026.

Hal ini disampaikan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan mengingat penyelenggaraan Muktamar NU, berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus), yang biasa dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.

’’Kami mengimbau masyarakat agar pada pelaksanaan Muktamar NU, tidak melaksanakan karnaval ataupun kegiatan yang menggunakan sound system berskala besar,’’ tuturnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Jombang, Senin (27/7). 

AKBP Ardi mengatakan kebijakan tersebut dibuat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan pelaksanaan muktamar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU 2026.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat pada Selasa, 7 Juli 2026. 

’’Kita berharap apabila ada karnaval atau perayaan 17-an yang mengumpulkan banyak massa, sebisa mungkin dimajukan atau dimundurkan selain pada tanggal pelaksanaan muktamar, 27-31 Agustus,’’ imbuh AKBP Ardi.

Meskipun demikian, ia menegaskan pengaturan jadwal ini bukan untuk membatasi kegiatan masyarakat, melainkan guna memastikan kelancaran rangkaian Muktama NU di Jombang yang akan diikuti ribuan peserta.

Polres Jombang berkomitmen pihaknya tidak akan memberikan izin untuk kegiatan karnaval maupun acara masyarakat yang menggunakan sound system besar selama penyelenggaraan Muktamar berlangsung.

Selain larangan kegiatan karnaval, Polres Jombang bersama TNI, Pemkab Jombang, panitia lokal, pengurus PPBU Tambakberas, terhs melakukan koordinasi pengamanan untuk kelancaran agenda Muktamar. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore