
Pemkot Surabaya dan DPRD Kota Surabaya menyetujui Raperta Pertanggungjawaban APBD 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, telah disetujui Pemkot dan DPRD.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan pembangunan daerah ke depan akan mengedepankan skala prioritas sesuai kemampuan fiskal, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan transportasi umum.
"Kalau semua sektor disentuh sekaligus dalam waktu bersamaan, tidak akan ada yang bisa selesai 100 persen. Kita lihat kemampuan fiskal daerah, lalu tentukan prioritasnya," ujar Eri dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Selasa (28/7).
Dalam penyampaiannya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa seluruh pelaksanaan APBD 2025 telah melalui audit ketat oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur.
Ia mengapresiasi sinergi antara Pemkot dan legislatif, serta menegaskan bahwa seluruh saran dan arahan yang diberikan akan dijadikan acuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat Surabaya.
“Alhamdulillah, tadi sudah disetujui. Naskah ini segera kita sampaikan ke Gubernur Jawa Timur selambat-lambatnya dalam waktu tiga hari untuk dievaluasi dan mendapatkan persetujuan," sambungnya.
Setelah itu, Pemkot Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya bisa melanjutkan pembahasan untuk Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026 maupun 2027.
Terkait usulan penambahan armada Suroboyo Bus dari Fraksi PKB dan PKS, Eri Cahyadi menekankan pentingnya penetapan skala prioritas yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Menurutnya, pembangunan akan lebih efektif jika dilakukan secara fokus dan tuntas pada sektor tertentu. Oleh karena itu, Pemkot dan DPRD harus segera menyepakati sektor mana yang menjadi prioritas.
"Apakah penanganan banjir, pengaspalan jalan, atau pengembangan transportasi umum. Tentunya ini akan kami bahas kembali untuk menentukan mana yang harus dikerjakan lebih dahulu,” terang Eri.
Penetapan skala prioritas pembangunan akan dibahas dan diputuskan bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Pemkot Surabaya, menyesuaikan kebutuhan serta kemampuan fiskal daerah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022