Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 06.55 WIB

Demo PSHT di Surabaya Sempat Ricuh Gegara Massa Aksi Tak Diizinkan Menuju Markas DC, 2 Aparat Terluka

Aksi demonsttasi PSHT di Surabaya sempat memanas. Dua aparat TNI-Polri terluka akibat lemparan batu, Jumat (31/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Aksi demonsttasi PSHT di Surabaya sempat memanas. Dua aparat TNI-Polri terluka akibat lemparan batu, Jumat (31/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi Komunitas Arus Bawah PSHT Jawa Timur di Surabaya sempat diwarnai lemparan batu. Akibatnya, dua aparat keamanan dari TNI dan Polri mengalami luka di kepala, Jumat (31/7).

Sebagai informasi, aksi tersebut buntut dari insiden bentrokan antara DC (debt collector) dan valet atau petugas parkir, yang terjadi di halaman parkir kafe kawasan Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya pada Sabtu (25/7).

Akibat bentrokan, 2 petugas parkir valet dilaporkan mengalami luka bacok, yakni Feri, 25 tahun, dengan luka bacok di punggung dan pantat, serta Didik, 28 tahun, dengan luka bacok di area tangan.

Koordinator aksi, Bondan, menyebut sekitar 10.000 anggota PSHT dari Surabaya dan sekitarnya berpartisipasi dalam aksi damai ini. Mereka menuntut kasus pembacokan terhadap anggota PSHT.

Adapun demo PSHT hari ini terjadi di dua titik, yakni Mako Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan Nomor 1, Kecamatan Kremnangan, dan Markas dari terduga pelaku Debt Collector di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tegalsari.

Di titik pertama, aksi berjalan tertib. Massa aksi membubarkan diri setelah ditemui oleh Kapolrestabes Surabaya. Sementara di titik kedua, demonstrasi sempat memanas dan diwarnai aksi lempar batu.

Mereka tersulut emosi lantaran tidak diberi akses ke markas sasaran. Ratusan personel TNI-Polri yang memblokade Jalan Teuku Umar membuat massa aksi tertahan di Jalan Pandegiling dan Jalan RA Kartini.

Bahkan, 2 personel TNI dan Polri mengalami luka di kepala. "Kena lemparan batu, mbak. Yang di sana (bagian Jalan RA Kartini) marinir juga ada yang kena (batu) dan bocor kepalanya," ujar salah seorang personel kepada JawaPos.com.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memastikan aksi demonsttasi yang diinisiasi Komunitas Arush Bawah PSHT Jawa Timur di Surabaya berjalan kondusif.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore