Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 19.55 WIB

Pengacara Muhammad Sholeh Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Gerakan No Viral No Justice

Pengacara No Viral No Justice, Muhammad Sholeh meninggal dunia. (Instagram @cak_sholeh77) - Image

Pengacara No Viral No Justice, Muhammad Sholeh meninggal dunia. (Instagram @cak_sholeh77)

JawaPos.com - Pengacara senior yang dikenal dengan slogan "No Viral No Justice", Muhammad Sholeh alias Cak Sholeh, meninggal dunia pada Jumat (7/8), setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dari pesan berantai (broadcast) yang beredar di group media, Cak Sholeh menghembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Surabaya sekitar pukul 04.00 WIB. Ia disebut mengidap penyakit autoimun selama 5 tahun.

"Assalamualaikum wr wb, Innalillahi Wa Inna Ilahi Rojiun, telah berpulang ke rahmatullah suami, ayahanda kami tercinta Muhammad Sholeh WH, Pada hari Jumat 07 Agustus 2026," tertulis dalam pesan berantai.

"Mohon dimaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidupnya, Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," lanjutnya.

Saat ini, jenazah Cak Sholeh berada di rumah duka Jl. Lebak Rejo Utara II no 49-51 Surabaya. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin Prigen, Pasuruan.

"Insya Allah Almarhum akan dimakam di Pondok Pesantren Singa Putih Pasuruan hari ini. Mohon doanya semoga Almarhum husnul khatimah, dimudahkan jalannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan," ucapnya.

Semasa hidup, Cak Sholeh dikenal sebagai pengacara yang lantang memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil. Sebagai mantan aktivis, ia konsisten mengawal berbagai persoalan hukum yang menimpa warga kurang mampu.

Salah satu gagasan yang melekat pada dirinya adalah gerakan "No Viral No Justice". Melalui media sosial, ia mendorong berbagai dugaan ketidakadilan hukum agar menjadi perhatian luas dan segera ditindaklanjuti aparat.

Kepergian Cak Sholeh meninggalkan duka bagi kalangan advokat, aktivis, hingga masyarakat. Sosoknya dikenang karena keberanian, kepedulian, dan konsistensinya memperjuangkan keadilan bagi warga.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore