
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penolakan pembangunan gereja di Jalan Palm Classica, Citraland, Surabaya,perlu dilihat dari kesesuaian pembangunan dengan site plan kawasan, bukan semata-mata sebagai persoalan rumah ibadah.
Eri meminta seluruh pihak tidak buru-buru mengaitkan penolakan tersebut dengan isu intoleransi.
Menurut dia, setiap pembangunan di kawasan perumahan telah memiliki perencanaan yang mencakup fasilitas umum (fasum), analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), hingga analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin).
“Jadi sebenarnya kalau kita mau lihat, apakah itu sama dengan rencana awal? Setiap perumahan atau semua yang akan dibangun itu ada site plan-nya. Site plan itu ada Amdal Lalin-nya, ada Amdal lingkungannya. Di situ terhitung kemacetannya, terhitung lain-lainnya,” kata Eri di DPRD Surabaya, Jumat (14/8).
Dia menjelaskan, site plan menjadi acuan dalam menentukan peruntukan fasilitas umum di sebuah kawasan. Karena itu, pembangunan yang dilakukan harus sesuai dengan perencanaan awal agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi warga sekitar.
“Maka yang tadi saya minta ke teman-teman itu cek yang namanya site plan awalnya, Fasum-nya dihitung dalam perencanaan untuk apa. Kalau perencanaannya di Fasum itu untuk 2 lantai, ternyata sampai 8 lantai, ya pasti macet. Maka warga pasti akan menolak,” ujarnya.
Menurut Eri, kekhawatiran warga terhadap dampak pembangunan, seperti kepadatan lalu lintas dan kondisi lingkungan, merupakan hal yang perlu diperhatikan pemerintah. Dia pun meminta jajarannya memastikan kembali dokumen perencanaan awal kawasan tersebut.
Eri juga menegaskan agar persoalan itu tidak diarahkan menjadi narasi penolakan terhadap pembangunan rumah ibadah tertentu.
“Jadi jangan ditolak, ‘Oh bangun masjid ditolak, bangun gereja ditolak’, bukan! Tapi pada waktu membangun site plan, itu sudah direncanakan,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat tiga spanduk yang terpasang pada seng pembatas pembangunan di Jalan Palm Classica, Kecamatan Pakal. Salah satu spanduk menyatakan keberatan warga karena pembangunan gereja disebut belum mendapat persetujuan warga setempat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
