
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Dok Diskominfo Kota Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah menyiapkan perluasan penerima Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA).
Program tersebut nantinya tidak hanya menyasar siswa sekolah formal, tetapi juga santri yang menempuh pendidikan di pondok pesantren.
Langkah ini dilakukan setelah Pemkot Surabaya menemukan adanya perbedaan jumlah anak dalam pencocokan data lulusan SD dengan peserta didik yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, berdasarkan penelusuran data melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sebagian anak yang tidak tercatat melanjutkan pendidikan di sekolah formal ternyata memilih belajar di pondok pesantren.
“Yang lulus SD setelah masuk SMP kok berkurang, ke mana mereka? Ternyata ada di pondok pesantren. Maka dari itu, kalau mereka masuk dalam kriteria warga yang berhak dibantu, BOPDA-nya harus tetap diberikan,” kata Eri, Rabu (30/9).
Pemkot saat ini melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya masih melakukan verifikasi dan pemadanan data untuk mengetahui jumlah calon penerima bantuan.
Rencananya, nilai bantuan yang diberikan mengikuti standar BOPDA, yakni sekitar Rp 150.000 per siswa setiap bulan.
Eri menyebut kebijakan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi santri di pesantren. Lembaga pendidikan keagamaan nonformal lainnya juga akan menjadi bagian dari perluasan cakupan bantuan.
"Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak di Kota Surabaya yang terkendala menempuh pendidikan, baik di sekolah formal maupun lembaga keagamaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, proses pemadanan data menjadi tahapan penting sebelum program tersebut diterapkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022