
Ketua DPC PDI Perjuangan Armuji saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Sabtu (3/10). (Dok DPC PDI Perjuangan Surabaya)
JawaPos.com - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang terlibat praktik pungutan liar (pungli), termasuk meminta imbalan kepada warga dengan dalih menjanjikan pekerjaan atau posisi sebagai tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.
Ketegasan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Sabtu (3/10).
Di hadapan para kader, Armuji mengingatkan seluruh jajaran partai agar tidak memanfaatkan posisi maupun kedekatan dengan pemerintahan untuk mencari keuntungan pribadi.
Menurutnya, kader seharusnya hadir untuk membantu masyarakat, bukan justru mengambil keuntungan dari kebutuhan warga.
“Kalau sampai ketahuan menarik uang, bermain proyek, menjanjikan orang masuk outsourcing lalu meminta imbalan, dan itu terbukti setelah diverifikasi, maka kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan,” tegas Armuji.
Dia mengatakan, seluruh program yang diperjuangkan partai, termasuk bantuan maupun akses pelayanan kepada masyarakat, harus diberikan tanpa pungutan ataupun kepentingan pribadi oknum kader.
Armuji menegaskan praktik percaloan, pungutan liar, penyalahgunaan program bantuan, permainan proyek, maupun menjanjikan pekerjaan dengan meminta imbalan tidak boleh dilakukan oleh kader PDI Perjuangan.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat mencoreng nama organisasi. Karena itu, setiap laporan terkait dugaan praktik semacam itu akan diverifikasi sebelum dijatuhkan sanksi organisasi.
“Yang penting kami bekerja untuk rakyat. Kita mau mendengar, melihat ke bawah, karena masih banyak rakyat yang membutuhkan bantuan dan pertolongan kita. Kita harus turun dan membantu,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022