JawaPos Radar | Iklan Jitu

#RameDiTwitter 2018

K-pop Kalahkan Popularitas Jokowi dan Prabowo, Nih Buktinya!

05 Desember 2018, 14:09:26 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Rame Di Twitter, Twitter sepanjang 2018, K-pop Kalahkan Jokowi Prabowo
Country Head Twitter Indonesia dan Malaysia, Dwi Adriansah di acara #RameDiTwitter di Jakarta, Rabu (5/11). (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pada penghujung 2018, Twitter mengumumkan topik-topik perbincangan yang paling menarik di platform-nya. Lewat gelaran tahunan bertajuk #RameDiTwitter, media sosial itu mengungkap sejumlah topik yang populer selama 2018.

Country Head Twitter Indonesia dan Malaysia Dwi Adriansah menjelaskan, acara #RameDiTwitter adalah program tahunan Twitter dalam menganalisis linimasa. Dari sana terbaca soal apa yang menjadi topik paling menarik di Twitter. Mulai dari hiburan, olahraga, politik, dan joke ringan ramai dibicarakan di Twitter," ujarnya di acara tersebut, Rabu (5/11).

Menurutnya, konten seperti ini sangat membuat Twitter hidup di Indonesia. "Twitter di Indonesia banyak digunakan untuk mencari informasi yang tengah hangat dibicarakan. Semua topik ada di Twitter," imbuhnya.

Dari data yang diungkap Twitter, ada 10 topik teratas yang ditandai dengan tagar atau hashtag (#) ramai dibicarakan di Twitter Indonesia selama 2018. Di antaranya, mulai dari boy band asal Korea Selatan BTS yang menjadi pemuncak hingga topik soal Jokowi dan Prabowo dengan #2019TetapJokowi dan #2019PrabowoSandi pun ada.

Dari data tersebut, di bawah posisi BTS masih diisi oleh grup vokal asal Korsel lainnya, yakni EXO di posisi kedua. Posisi ketiga ada #AsianGames2018, keempat #WorldCup, kelima #2019TetapJokowi, keenam #2019PrabowoSandi, ketujuh hingga terakhir ada #JumatBerkah, #RecehkanTwitter, #PersijaDay, dan #SambutRamadhan.

Terkait dengan tahun politik, pihak Twitter mengaku bahwa mereka telah melakukan serangkaian upaya untuk menjaga platform mereka tetap sehat. Klaim mereka, hingga saat ini sebanyak 70 juta akun palsu di seluruh dunia termasuk di Indonesia dikatakan telah dinonaktifkan.

Dwi Adriansah menyebut bahwa Twitter beda dengan platform lain. Twitter kini menjadi representasi dari suara pengguna. "Bukan look at me. But look at this," jelas Dwi Adriansah.

Dia mengakui bahwa topik soal politik memang tinggi di Twitter. Namun soal entertainment dan sport dikatakan jauh lebih tinggi. "K-pop menjadi topik yang paling tinggi di Indonesia. Bahkan dibandingkan dengan pengguna global, topik soal K-pop di Indonesia justru lebih tinggi," pungkasnya.

(ce1/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up