JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ingin Kuasai Pasar AC Inverter, LG Targetkan 69 Persen Market Share

11 Januari 2019, 18:35:54 WIB
LG, AC LG Inverter, LG AC Inverter
Air Conditioning Business Leader LG, Changmin Han (kanan) saat acara media update bisnis AC inverter LG di Jakarta, Kamis (10/1) sore. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Mengawali 2019 ini, LG mengaku telah merancang strategi bisnis baru untuk menambah penetrasi AC inverter di Indonesia. LG juga menargetkan sebanyak 69 persen pangsa pasar AC inverter di Indonesia sebagai peningkatan penguasaan pasar.

Selain menarget peningkatan market share yang tinggi, LG juga mengklaim sebagai pemenang di segmen AC dengan teknologi inverter di Indonesia dengan perolehan 65,6 persen market share. Angka segitu dicatat LG terhitung sejak 2016 hingga 2018 kemarin.

Air Conditioning Business Leader LG, Changmin Han mengungkapkan, menjaga kepemimpinan pasar sama artinya dengan menjaga kepercayaan publik. “Kepercayaan besar masyarakat inilah yang akan menjadi modal besar kami untuk semakin mempopulerkan penggunaan AC inverter di Indonesia,” katanya dalam sesi media update LG di Jakarta, Kamis (10/1).

Lebih lanjut, seiring dengan pergerakan global, pihaknya menyebutkan bahwa menjadi penting bagi LG untuk juga memimpin peralihan masyarakat untuk mengadopsi AC inverter yang terbukti lebih baik menghemat listrik. “Sejak tahun kemarin dan tahun-tahun selanjutnya LG juga akan berfokus mendorong perluasan pasar AC inverter di Indonesia,” tandasnya.

Pihak LG menyebut, secara global, permintaan AC inverter terus mengalami peningkatan secara gradual tiap tahunnya. Dari 2015 terus meningkat, mulai kisaran 60 persen hingga menjadi 81 persen dari total permintaan AC sepanjang 2018 di seluruh dunia. Sementara 2019 ini, perkiraan permintaan AC inverter akan mencapai angka 92 persen.

Walau angkanya tak setinggi global, merujuk pada data lembaga riset independen Growth from Knowledge (GfK), perkembangan adopsi masyarakat pada AC inverter di Indonesia pun terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Prediksinya, tingkat permintaan ini akan mencapai 30 persen pada 2019 ini.

Prediksi ini terbilang tinggi bila melihat pada perkembangannya. Mengingat jumlah permintaan AC inverter di Indonesia sebelumnya sempat mengalami stagnasi tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang kurun waktu 2015 hingga 2017, porsi permintaan AC inverter di Indonesia tak pernah bergerak dari kisaran empat persen saja. Hal tersebut dikatakan LG sebagai masih kurangnya kesadaran lingkungan akan manfaat AC dengan inverter.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up