JawaPos Radar

Canggih, Pengemis Zaman Now Cari Uang Pakai QR Code

11/08/2018, 19:11 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pengemis Zaman Now Cari Uang Pakai QR Code
Pengemis yang tidak memiliki pekerjaan dan bergantung pada belas kasihan orang lain untuk hidup kini turut terbawa arus gerakan nontunai (BBC)
Share this

JawaPos.com – Kampanye transaksi nontunai saat ini semakin masif. Perlahan, mulai banyak orang-orang di berbagai belahan dunia yang bepergian tanpa membawa uang tunai dalam sakunya. Cukup kartu, atau menggunakan ponsel mereka.

Buntutnya tunawisma atau gelandangan yang di Indonesia disebut pengemis juga merasakan dampaknya. Seiring orang-orang semakin jarang membawa uang tunai apalagi pecahan kecil alias recehan.

Pengemis yang tidak memiliki pekerjaan dan bergantung pada belas kasihan orang lain untuk hidup kini turut terbawa arus gerakan nontunai. Kini pengemis beradaptasi dengan teknologi yang lebih canggih.

Pengemis Zaman Now Cari Uang Pakai QR Code
Perubahan besar ini didukung oleh Oxford University Innovation dan Oxford's Said Business School di Inggris telah menciptakan barcode atau kode QR yang dapat dikenakan pengemis (Spectator)

Perubahan besar ini didukung oleh Oxford University Innovation dan Oxford's Said Business School di Inggris telah menciptakan barcode atau kode QR yang dapat dikenakan pengemis di sana untuk mendapat uang. Dengan metode tersebut anggota masyarakat dapat memberikan uang menggunakan smartphone mereka.

Alex McCallion, penggagas ide tersebut mengatakan kepada BBC, menciptakan alat baru menampilkan kode QR mirip dengan yang dikeluarkan untuk tiket online dapat memecahkan masalah yang ada. Hal ini disebabkan lebih banyak orang di Inggris yang mengandalkan kartu dan ponsel untuk berbagai transaksi dan pembayaran mereka sehari-hari. “Solusi yang kami dapatkan adalah mekanisme pemberian melalui smartphone Anda ke dana terbatas," katanya.

Dia menambahkan, motif lain adalah untuk membantu orang-orang tunawisma menabung untuk tujuan keuangan jangka panjang mereka. Menurutnya itu lebih baik daripada mereka memegang uang tunai dan menghabiskan uang mereka untuk solusi jangka pendek.

Nantinya, seorang pejalan kaki tanpa uang pecahan kecil atau koin dapat menggunakan smartphone mereka untuk mengirim. Setiap tunawisma ditugaskan oleh relawan yang membantu mereka untuk mengelola bersama akun keuangan mereka dan memastikan bahwa uang tersebut dibelanjakan pada target yang telah disepakati, seperti tabungan untuk deposit sewa atau paspor baru.

Hebatnya dermawan yang ingin memberikan donasi mereka ke para pengemis juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang keadaan penerima melalui profil online yang muncul ketika mereka memindai kode batang.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up