JawaPos Radar | Iklan Jitu

Equnix dan Aptikom Siap Cetak Technopreneur Andal dengan Open Source

12 Januari 2019, 21:28:30 WIB
Equnix, Aptikom, Equnix Business Solutions
PT Equnix Business Solutions menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (Aptikom). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - PT Equnix Business Solutions menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (Aptikom) melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama keduanya bertujuan menghasilkan talenta TI andal, terutama di bidang database dan solusi bisnis teknologi berbasis open source.

CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu dari 10 prioritas nasional yang sejalan dengan roadmap Making Indonesia 4.0. Tentunya juga untuk mempercepat visi Indonesia menjadi 10 ekonomi terbesar di dunia. Penguatan strategi digital menjadi sesuatu yang penting dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk bersaing di era ekonomi digital.

Di samping itu, keterbatasan pasokan sumber daya manusia bertalenta di bidang TI memang menjadi kendala yang dikeluhkan oleh para perusahaan. “Kerja sama antara PT Equnix Business Solutions dan Aptikom tidak hanya berupaya menghasilkan lulusan bertalenta tapi juga memiliki pengetahuan di bidang database dan solusi bisnis teknologi berbasiskan open source yang kian populer di kalangan perusahaan di Indonesia,” kata Julyanto.

Dia menambahkan, SDM merupakan prioritas utama dalam proses transformasi digital yang disusul oleh teknologi di tahapan berikutnya. Sementara bentuk kerja sama antara PT Equnix Business Solutions dan Aptikom akan terkait dengan edukasi, riset, dan praktik industri yang meliputi kegiatan praktik kerja lapangan, pelatihan dan workshop, acara pertemuan komunitas, kuliah tamu, masukan terkait dengan kurikulum, bimbingan riset terkait dengan software open source, lowongan pekerjaan, hingga beasiswa.

“Kami gembira dan memiliki keyakinan bahwa kerja sama ini akan berbuah baik dengan menghasilkan lulusan bertalenta mumpuni yang dibutuhkan oleh industri TI di Indonesia serta mendukung tercapainya peta jalan Making Indonesia 4.0 oleh pemerintah,” kata Ketua Umum Aptikom Zainal A Hasibuan.

Zainal berharap, kerja sama edukasi tentang open source dengan PT Equnix Business Solution ini dapat membuat mahasiswa semakin memiliki pemahaman tentang keunggulan software open source dan kebutuhan sumber daya TI di dunia bisnis, serta memberikan gambaran alternatif bisnis yang dapat dikembangkan para lulusan TI.

Kerja sama edukasi berformat kuliah tamu merupakan inisiatif PT Equnix Business Solution untuk menyampaikan kepada civitas kampus terutama para mahasiswa terkait dengan teknologi agar mampu mengembangkan diri lebih gesit di masa mendatang dan menjawab tantangan yang dinamis. PT Equnix Business Solutions juga ingin memaparkan manfaat software open source guna membangun kreativitas yang dapat mendorong para mahasiswa menjadi seorang technopreneur melalui kerja sama pelatihan, mentoring, dan magang serta peluang membangun jaringan lembaga riset berbasis open source.

“Kami memahami lingkungan pendidikan tinggi perlu mengetahui apa yang terjadi di dunia bisnis saat ini. Banyak sekali perubahan yang membutuhkan kegesitan dalam merespons, menyikapi maupun menjawab perubahan tersebut,” terang Julyanto Sutandang.

Dia juga menambahkan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak sarjana yang bersedia melakukan riset secara mendalam dan pengembangan software open source sehingga memampukan kemandirian dalam hal solusi dan sumber daya TI. Software berbasiskan open source menjadi alternatif menarik dibandingkan dengan software komersial berlisensi yang dinilai cenderung memonopoli pasar.

“Kegiatan monopoli adalah kontra produktif, terutama dalam model pasar yang bebas, karena tidak adanya persaingan yang sehat sehingga efisiensi menjadi rendah dan hampir tidak ada ruang negosiasi untuk mengefisiensikan biaya dan meningkatkan layanan. Dalam dunia TI ada komunitas gerakan open source, dengan semangat berbagi dan menolak cara lisensi berbayar software yang cenderung memberatkan penggunanya,” katanya.

 Menurut Julyanto, banyak perusahaan besar dunia sukses menggunakan berbagai software open source misalnya Linux untuk sistem operasi, Apache untuk server web, PostgreSQL untuk database, dan PHP, Java, Perl, Python atau lainnya untuk bahasa pemrograman. ”Dan tidak hanya perusahaan teknologi, kini praktis hampir semua perusahaan besar dunia menjalankan minimal satu software open source di lingkungan software mereka,” pungkasnya.

Editor           : Fadhil Al Birra

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up