Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2020 | 21.01 WIB

Cara Mewujudkan Mimpi BJ Habibie di Bidang Teknologi

Miniatur pesawat R80 impian almarhum BJ Habibie. (Dok.JawaPos.com) - Image

Miniatur pesawat R80 impian almarhum BJ Habibie. (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Pengembangan teknologi industri di Indonesia menjadi mimpi almarhum Presiden RI ketiga BJ Habibie. Mimpi ini menjadi pekerjaan rumah bagi para penerus bangsa.

Dalam webminar Inotek Foundation bertajuk 'Seribu Teknopreneur, Seribu Pekerjaan' pada Kamis (25/6), pesan almarhum BJ Habibie untuk membangun bangsa Indonesia didiskusikan.

Putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie menyampaikan Indonesia harus belajar dari Korea Selatan dalam hal pengembangan teknologi. Alasannya karena Korea Selatan merupakan negara yang memiliki tingkat Pendapatan Domestik Bruto (PDB) terbesar di dunia.

Selain itu, sebesar empat persen dari PDB diinvestasikan pada penelitian. "Itu (PDB tertinggi di dunia) karena bangsa Korea berinvestasi (penelitian dan teknologi), tanpa kenal lelah mencapai tujuan, walau ada kegagalan," ungkap Ilham Habibie. "Korea adalah salah satu contoh negara yang maju dari teknologi, Indonesia bisa belajar dari Korea," tambahnya.

Dirinya berharap agar ke depannya pemerintah Korea Selatan dan Indonesia dapat menjadi mitra kerja dalam pengembangan teknologi. "Saya thumbs up (acungkan jempol), semoga Korea dapat menjadi mitra kerja dengan Indonesia dan mengembangkan industri teknologi di Indonesia," tutupnya.

Terlebih, peluang usaha atas kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan telah terjalin sejak tahun lalu. Lewat kerjasama tersebut, Sandiaga Uno berharap teknologi clean energy atau energi terbarukan dapat dikembangkan di Indonesia.

Sehingga dapat memacu geliat teknopreneur dan industri otomotif nasional ke depannya. "Seperti diketahui, industri otomotif dapat merangkul banyak UMKM dan talenta-talenta muda Indonesia," jelas Sandi.

"Saya berharap ke depannya tidak hanya akan mendorong clean energy, tetapi juga mendorong industri otomotif ramah energi," tambahnya.

Dirinya mengutip pesan mendalam yang disampaikan BJ Habibie, yakni Indonesia memiliki akses energi baru dan terbarukan yang luar biasa. Oleh karena itu, Indonesia harus bisa menambah jam kerja produktif walau di tengah pandemi.

"Semoga ke depannya terjalin hubungan yang baik antara Korea dan Indonesia, sehingga tercipta peluang dan lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan UMKM di Indonesia," jelas Sandi.

Investasi di Indonesia

Dalam kesempatan tersebut CEO Hyundai Motor Asia Pasific Head Quarter Lee Kang Hyun menyampaikan Presiden Republik Indonesia ketiga BJ Habibie merupakan idola bangsa Indonesia dan rakyat Korea Selatan, termasuk dirinya. BJ Habibie menurutnya bukan hanya seorang sosok negarawan dan penemu, tetapi juga menjadi simbol inovator bagi dunia.

"Kami mempelajari beliau sebagai simbol inovator, kami bisa mengikuti arahan dan kata-kata beliau hingga seperti sekarang ini," ungkap Lee Kang Hyun dalam webminar.

Oleh karena itu, dirinya mewakili Hyundai Motor Asia Pasific Head Quarter siap berinvestasi di Indonesia. Sejumlah teknologi yang dikembangkan di Korea Selatan katanya akan diadopsi di Indonesia untuk kemajuan bersama. "Teknologi yang dikembangkan di Korea akan dialihkan ke Indonesia, kami siap berinvestasi," ungkapnya.

Dirinya mengulas tentang imbas pandemi virus Korona atau  Covid-19 terhadap perusahaan. Dijelaskannya, walau banyak perusahaan mengalami resesi hingga terpaksa melakukan efisiensi, Hyundai Motor Asia Pasific Head Quarter justru sebaliknya. "Beberapa waktu lalu ada pertanyaan, Hyundai ada PHK nggak? Saya jawab, malah kita rekrut karyawan baru," ungkap Lee Kang Hyun.

"Kami berharap lewat kerjasama yang terjalin bisa terus going further di tengah pandemi," tutupnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore