Jensen Huang, CEO Nvidia, menegaskan ambisi perusahaan untuk menguji layanan robotaxi Level 4 pada 2027 dan memperluas peran di pasar mobil otonom global (CA Investing)
JawaPos.com - Nvidia Corp. mulai mengarahkan langkahnya ke arena baru persaingan teknologi global. Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat itu mengumumkan rencana untuk menguji layanan robotaxi pada 2027, sebuah langkah strategis yang menandai perluasan ambisi Nvidia dari pemasok infrastruktur kecerdasan buatan menuju pemain langsung dalam ekosistem mobilitas otonom dunia.
Langkah ini menempatkan Nvidia sejajar dengan perusahaan teknologi dan otomotif global yang lebih dahulu bereksperimen dengan armada kendaraan tanpa pengemudi. Di tengah dominasi bisnis pusat data dan cip kecerdasan buatan, robotaxi diposisikan sebagai jalur pertumbuhan baru yang memungkinkan Nvidia mengekspansi pengaruhnya ke dunia fisik, bukan hanya komputasi.
Dalam berbagai paparan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Nvidia menekankan pergeseran fokus menuju apa yang mereka sebut sebagai physical AI, yakni kecerdasan buatan yang mampu memahami, menalar, dan bertindak langsung di dunia nyata. Menurut laporan Forbes, Jensen Huang menyebut industri ini tengah memasuki fase terobosan serupa dengan lonjakan popularitas ChatGPT dalam dunia AI generatif.
"Momen ChatGPT bagi physical AI telah tiba, ketika mesin mulai mampu memahami, menalar, dan bertindak di dunia nyata. Robotaxi menjadi salah satu sektor yang pertama merasakan manfaatnya," ujar pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam pidatonya di CES 2026 seperti dikutip CNBC, Selasa (6/1/2026).
Nvidia berencana menguji layanan robotaxi bersama mitra strategis secepatnya pada 2027 dengan memanfaatkan kendaraan berkemampuan Level 4, yakni kendaraan yang dapat mengemudi sendiri tanpa intervensi manusia dalam wilayah operasi tertentu. Perusahaan belum mengungkap lokasi uji coba maupun identitas mitra tersebut.
"Kami kemungkinan akan memulai dengan ketersediaan terbatas tetapi bekerja dengan mitra untuk mendapatkan pijakan kami," kata Xinzhou Wu, Wakil Presiden Nvidia untuk divisi otomotif, dalam demonstrasi kendaraan otonom di San Francisco.
Secara teknologi, Level 4 menandai pergeseran penting dari sekadar sistem bantuan pengemudi menuju kemandirian kendaraan dalam kondisi tertentu. Nvidia mengandalkan platform komputasi otomotifnya, termasuk DRIVE AGX Thor, yang dirancang untuk memangkas biaya riset dan mempercepat waktu peluncuran fitur otonom bagi produsen kendaraan yang mengadopsinya.
Namun, langkah Nvidia ini diambil di tengah persaingan robotaxi global yang kian ketat. Perusahaan telah menjalin sejumlah kemitraan strategis dengan pelaku industri otomotif dan teknologi, termasuk Uber, Stellantis, dan Foxconn, untuk membangun fondasi layanan robotaxi berskala besar.
"Robotaxi menandai awal transformasi global dalam mobilitas yang membuat transportasi menjadi lebih aman, lebih bersih, dan lebih efisien," ujar Jensen Huang dalam pernyataan terpisah terkait kolaborasi tersebut.
Seiring dengan itu, masuknya Nvidia ke arena ini mempertegas persaingan dengan pemain lain. Waymo, unit kendaraan otonom milik Alphabet, telah mengoperasikan layanan taksi tanpa pengemudi di sejumlah kota di Amerika Serikat. Sementara itu, Tesla di bawah Elon Musk terus mengembangkan sistem Full Self-Driving sebagai dasar menuju layanan robotaxi miliknya.
Di luar aspek teknologi, sejumlah analis menilai tantangan robotaxi tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan regulasi, infrastruktur digital dan fisik, serta penerimaan publik. Paris School of International Affairs (PSIA) mencatat bahwa keberhasilan layanan ini bergantung pada sinkronisasi ketiga faktor tersebut dalam lanskap perkotaan yang kompleks.
Dengan latar belakang tersebut, rencana uji layanan robotaxi Nvidia pada 2027 mencerminkan langkah strategis untuk memasuki persaingan mobilitas masa depan. Upaya ini menjadi indikator bagaimana perusahaan teknologi global mulai berebut peran dalam membentuk arah transportasi perkotaan berbasis kecerdasan buatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
