Pertemuan tahunan Komite Teknis Standarisasi Robot Humanoid dan AI di Beijing (China Daily)
JawaPos.com - Tiongkok resmi merilis sistem standar nasional pertama yang mencakup seluruh rantai industri dan siklus hidup robot humanoid serta kecerdasan buatan (AI) yang terwujud dalam tubuh fisik robot. Kebijakan ini menandai pergeseran dari fase eksplorasi teknologi menuju konsolidasi industri yang lebih terstruktur dan berorientasi daya saing global.
Standar tersebut diumumkan dalam pertemuan tahunan Humanoid Robots and Embodied Intelligence Standardization (HEIS) di Beijing. Penyusunannya melibatkan lebih dari 120 institusi riset, perusahaan, serta pengguna industri di bawah koordinasi Komite Teknis Standarisasi Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok.
Dilansir dari Global Times, Selasa (3/3/2026), sistem ini mencakup enam komponen utama, yakni kesamaan dasar, komputasi cerdas menyerupai otak, anggota tubuh dan komponen, mesin utuh dan sistem, aplikasi, serta keselamatan dan etika. Standar keselamatan dan etika dirancang melekat sepanjang siklus hidup robot untuk memastikan kepatuhan dan pengendalian risiko.
Pada aspek komputasi cerdas, standar tersebut mengatur spesifikasi 'otak dan bagian kecil otak (serebelum)' AI robotik, termasuk pengelolaan seluruh siklus data, pelatihan model, hingga implementasi di lapangan. Sementara itu, standar aplikasi memandu pengembangan, pengoperasian, dan pemeliharaan robot dalam berbagai skenario industri maupun layanan.
Mengutip China Daily, Wang Xingxing, Wakil Ketua Komite Standarisasi sekaligus pendiri Unitree Robotics, menegaskan pentingnya fondasi regulatif tersebut. Dia mengatakan, "Untuk memungkinkan robot benar-benar bekerja dalam skenario dunia nyata, standar industri yang menyeluruh adalah hal yang tak terelakkan." Pernyataan ini menegaskan bahwa tanpa keseragaman teknis, ekspansi industri berisiko terhambat fragmentasi teknologi.
Senada dengan itu, Peng Zhihui, salah satu pendiri AgiBot dan Wakil Ketua Komite Standarisasi, menyatakan, "Standarisasi bukan sekadar spesifikasi teknis, tetapi akselerator bagi implementasi industri." Menurutnya, kerangka yang terintegrasi akan mempercepat penerapan robot humanoid di lini produksi, sektor jasa, hingga penggunaan komersial berskala luas.
Langkah ini datang setelah industri robot humanoid Tiongkok mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Data Kementerian Industri dan Teknologi Informasi menunjukkan lebih dari 140 produsen domestik meluncurkan lebih dari 330 model robot humanoid, menjadikan 2025 sebagai tahun pertama produksi massal di sektor ini.
Secara strategis, sistem standar nasional ini memberi kepastian arah bagi investasi, kolaborasi lintas sektor, dan integrasi teknologi perangkat keras serta perangkat lunak. Tanpa standar terpadu, risiko ketidaksesuaian teknis dan persoalan keselamatan dapat memperlambat komersialisasi dalam skala besar.
Dengan kerangka yang kini resmi diberlakukan, Tiongkok tidak hanya membangun pedoman teknis domestik, tetapi juga menetapkan parameter yang berpotensi memengaruhi standar global di industri robotika dan AI. Implementasi di sektor manufaktur, logistik, hingga layanan publik akan menjadi penentu apakah standar ini benar-benar mampu memperkuat posisi Tiongkok dalam persaingan robotika dunia.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
