
CEO Nvidia Jensen Huang menyampaikan presentasi dalam konferensi pengembang tahunan GTC di San Jose, California (The Straits Times)
JawaPos.com - Persaingan global dalam industri kecerdasan buatan (AI) memasuki babak baru ketika Nvidia memperkirakan peluang pendapatan dari bisnis cip AI dapat mencapai sedikitnya USD 1 triliun atau sekitar Rp 16.970 triliun hingga 2027 (dengan kurs Rp 16.970 per dolar AS). Proyeksi ini mencerminkan lonjakan kebutuhan infrastruktur komputasi untuk menjalankan sistem AI dalam berbagai layanan digital berskala global.
Perkiraan tersebut disampaikan CEO Nvidia Jensen Huang dalam konferensi pengembang tahunan GPU Technology Conference (GTC) di San Jose, California. Dalam forum itu, Nvidia juga memperkenalkan prosesor pusat baru bernama Vera serta sistem AI berbasis teknologi perusahaan rintisan Groq, yang lisensinya diakuisisi Nvidia sekitar USD 17 miliar atau Rp 288,5 triliun pada Desember lalu.
Dilansir dari Reuters, Selasa (17/3/2026), langkah ini merupakan bagian dari strategi Nvidia untuk memperkuat posisinya dalam pasar komputasi inference, yakni tahap ketika sistem AI memberikan jawaban atau menjalankan perintah berdasarkan model yang telah dilatih sebelumnya. Pada fase ini, cip grafis Nvidia mulai menghadapi persaingan yang lebih kuat dari prosesor pusat (CPU) serta cip khusus yang dikembangkan perusahaan teknologi besar seperti Google.
Menandai perubahan arah industri AI, Huang menegaskan, "Titik balik komputasi inference telah tiba. Dan permintaan terus meningkat." Pernyataan itu mencerminkan pergeseran penting dalam siklus industri kecerdasan buatan.
Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia mendominasi pasar cip untuk pelatihan model AI, termasuk model bahasa besar yang dikembangkan OpenAI, Anthropic, dan Meta. Namun ketika teknologi tersebut mulai digunakan secara luas oleh ratusan juta pengguna, kebutuhan komputasi kini bergeser ke tahap operasional, yakni menjalankan sistem AI secara efisien dalam skala besar.
Dalam strategi teknologinya, Nvidia membagi proses komputasi inference ke dalam dua tahap. cip Vera Rubin akan menjalankan tahap awal yang disebut prefill, yaitu proses mengubah permintaan pengguna dari bahasa manusia menjadi unit bahasa mesin yang disebut token. Sementara itu, cip berbasis teknologi Groq akan menjalankan tahap decode, yaitu proses ketika sistem AI menghasilkan jawaban yang diminta pengguna.
Selain mengandalkan prosesor grafis (GPU), Nvidia juga mulai memperluas bisnisnya ke pasar prosesor pusat. Saat memperkenalkan CPU Vera, Huang mengatakan, "Kami menjual banyak CPU secara mandiri. Ini sudah pasti akan menjadi bisnis bernilai miliaran dolar bagi kami."
Strategi tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap keberlanjutan pertumbuhan Nvidia. Setelah reli saham besar yang mendorong perusahaan tersebut menjadi yang pertama di dunia dengan valuasi pasar sekitar USD 5 triliun pada Oktober 2025, sebagian investor mulai mempertanyakan apakah investasi besar Nvidia dalam ekosistem AI akan menghasilkan pertumbuhan jangka panjang.
Namun sejumlah analis menilai langkah Nvidia justru memperkuat posisinya dalam industri AI global. Analis Emarketer Jacob Bourne mengatakan proyeksi peluang pasar senilai USD 1 triliun menunjukkan ketahanan permintaan terhadap infrastruktur AI.
Menurutnya, proyeksi tersebut "menegaskan bahwa Nvidia mampu mempertahankan kepemimpinan di pasar cip AI bahkan ketika industri AI berkembang dari tahap eksperimen menuju penerapan skala besar."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
