
Ilustrasi platform distribusi game, Steam. (Pocket-lint)
JawaPos.com - Polemik Indonesia Game Rating System (IGRS) tampaknya masih akan panjang. Setelah kritik dari gamer, developer, hingga klarifikasi pemerintah dan permintaan maaf dari platform digital, asosiasi industri ikut angkat bicara.
Asosiasi Game Indonesia (AGI) menegaskan bahwa IGRS seharusnya dipahami sebagai alat panduan, bukan instrumen pembatasan, sebuah pesan yang muncul di tengah kebingungan publik akibat kekacauan rating di Steam.
Dalam pernyataan resmi di Facebook-nya, AGI mengakui adanya ketidaksesuaian data rating yang beredar dan dampaknya terhadap pemain maupun pengembang. Mereka juga tidak menampik bahwa situasi ini menimbulkan kebingungan luas.
Namun, AGI menekankan bahwa secara prinsip, IGRS tidak dirancang untuk membatasi akses terhadap game.
“Sistem ini hadir sebagai panduan, bukan pembatasan, dengan tujuan melindungi konsumen dan mendukung pertumbuhan industri game yang sehat,” tulis AGI.
Pernyataan ini sejalan dengan kekhawatiran banyak pihak yang menilai IGRS berpotensi menjadi alat sensor jika tidak dijalankan dengan tepat.
Meski terlibat dalam diskusi, AGI menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kendali teknis atas implementasi IGRS, terutama di platform global.
Menurut mereka, kewenangan tersebut berada di tangan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital serta tim IGRS. Artinya, industri hanya berperan sebagai mitra diskusi, bukan pengambil keputusan utama.
“Kewenangan teknis atas implementasi IGRS pada platform global sepenuhnya berada di bawah otoritas pemerintah,” jelas AGI.
Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi yang sempat berkembang bahwa pelaku industri turut bertanggung jawab atas kekacauan rating.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022