
Ilustrasi waspada penipuan online. (WNY FCU).
JawaPos.com - Asia Tenggara tengah menghadapi gelombang penipuan online yang semakin mengkhawatirkan. Dalam satu tahun terakhir, kerugian akibat kejahatan digital di kawasan ini dilaporkan mencapai USD 23,6 miliar atau sekitar Rp 385 triliun.
Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus terbesar, dengan lebih dari 411 ribu laporan penipuan online sepanjang 2025 dan kerugian diperkirakan menembus Rp 9 triliun.
Melihat ancaman yang terus meluas, ASEAN Foundation bersama Google meluncurkan program regional bertajuk Scam Ready ASEAN.
Inisiatif ini didukung pendanaan sebesar USD 5 juta atau sekitar Rp 81 miliar untuk memperkuat ketahanan digital masyarakat ASEAN dan meningkatkan kemampuan warga dalam mengenali serta mencegah penipuan online.
Program tersebut ditargetkan menjangkau 3 juta masyarakat di 11 negara ASEAN.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menunjukkan modus penipuan digital di Indonesia semakin beragam.
Mulai dari phishing, rekayasa sosial, impersonation, penipuan investasi online, hingga penipuan pembayaran berbasis QR menjadi kasus yang paling banyak dilaporkan.
Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), pembayaran digital, dan media sosial dinilai turut membuat modus kejahatan siber semakin sulit dikenali. Korban pun kini datang dari berbagai kelompok, mulai dari anak muda, keluarga, lansia, hingga pengguna internet baru.
“Penipuan saat ini bukan lagi insiden yang terisolasi, melainkan tantangan bersama yang terus berkembang dan memengaruhi masyarakat lintas negara, sektor, dan komunitas,” ujar Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam melalui keterangannya.
Ia menilai dampak penipuan online kini tidak hanya merugikan individu secara finansial, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap ruang digital.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
