
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah tegas dengan memblokir akses situs www.polymarket.com di Indonesia.
Tidak hanya situs utama, pemerintah juga tengah menelusuri akun-akun media sosial yang terhubung dengan platform tersebut untuk dilakukan pembatasan hingga pemblokiran di berbagai kanal digital.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menegaskan platform prediction market yang memungkinkan pengguna memasang uang pada hasil suatu peristiwa tetap dikategorikan sebagai praktik judi online, termasuk yang memanfaatkan teknologi blockchain dan aset kripto.
“Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia. Aktivitas seperti Polymarket mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi atas suatu peristiwa yang hasilnya belum pasti, sehingga bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” tegas Alex di Jakarta Pusat, Jumat (22/5).
Menurutnya, pemutusan akses terhadap Polymarket dan platform serupa dilakukan sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat, terutama generasi muda dan pengguna internet di ruang digital nasional, dari potensi praktik perjudian daring.
Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan kebijakan yang diterapkan di berbagai negara lain. Beberapa negara seperti Singapura, Brasil, dan India diketahui telah lebih dulu memblokir Polymarket secara resmi.
Sementara itu, Taiwan, Thailand, Tiongkok, dan Jepang juga menerapkan pembatasan akses sesuai regulasi di masing-masing negara.
Kementerian Komunikasi dan Digital turut mengingatkan masyarakat agar tidak ikut terlibat dalam aktivitas spekulatif berbasis taruhan digital, termasuk yang menggunakan instrumen kripto, karena dinilai berisiko menimbulkan kerugian finansial sekaligus melanggar aturan hukum di Indonesia.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperketat pengawasan ruang digital serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga ekosistem digital nasional tetap aman dan kondusif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022