
Ilustrasi Instagram, platform yang paling sering digunakan masyarakat. (ANTARA/Pexels/Pixabay)
JawaPos.com - Komisi Eropa menilai Meta belum mengatasi risiko desain adiktif pada platform Instagram dan Facebook.
Kesimpulan tersebut merupakan bagian dari temuan pendahuluan atas investigasi yang telah berlangsung sejak Mei 2024.
Karena itu, Komisi Eropa menyatakan bahwa Meta diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) Uni Eropa.
Penyelidikan itu menyoroti sejumlah fitur yang dinilai berpotensi mendorong penggunaan media sosial secara berlebihan.
Mulai dari infinite scroll (gulir tanpa batas), pemutaran otomatis video, notifikasi push, hingga sistem rekomendasi konten yang sangat dipersonalisasi.
Seperti dilansir dari Engadget, menurut Komisi Eropa, Meta belum melakukan penilaian risiko yang memadai terhadap dampak fitur-fitur tersebut bagi kesehatan mental dan fisik pengguna.
Dalam dokumen temuan awalnya, Komisi Eropa menyatakan bahwa Meta tidak cukup menilai risiko desain adiktifnya terhadap kesejahteraan fisik dan mental pengguna. Termasuk anak di bawah umur dan orang dewasa yang rentan.
Otoritas Uni Eropa menilai Meta juga gagal memperhitungkan bagaimana berbagai elemen desain pada platformnya dapat memicu pengguna terus berinteraksi dalam waktu lama.
Kebiasaan menggulir tanpa henti dinilai berpotensi membentuk pola penggunaan yang tidak sehat hingga perilaku kompulsif dalam menggunakan media sosial.
Baca Juga:Meta Siapkan Produksi Chip AI Terbaru Mulai September, Bidik Pangkas Ketergantungan pada Nvidia
Selain itu, Komisi Eropa menyoroti format konten seperti Stories dan Reels yang dianggap ikut mendorong pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di dalam aplikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
