
Ilustrasi investasi dengan AI. (Pinterest)
JawaPos.com - Pluang memperkenalkan fitur terbaru bernama Pluang Agentic Trading, yang memungkinkan pengguna menghubungkan akun investasi mereka dengan asisten kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini.
Melalui fitur ini, pengguna dapat meminta AI menganalisis portofolio, melakukan riset pasar, hingga membantu mengeksekusi transaksi investasi menggunakan percakapan bahasa alami.
Hal ini menghadirkan integrasi langsung antara asisten AI dengan akun investasi ritel yang berada di bawah pengawasan regulator. Untuk tahap awal, fitur tersebut masih tersedia dalam versi beta dan hanya dapat diakses oleh kelompok pengguna yang telah masuk dalam daftar whitelist.
Andreas Agung Hendrawan, Director of Marketing & Commercial Pluang, menjelaskan, bahwa selama ini, analisis investasi berkualitas lebih banyak dinikmati oleh mereka yang memiliki akses paling dekat dengan informasi, lembaga keuangan profesional, layanan riset berbayar, atau pelaku pasar di pusat-pusat keuangan dunia.
“Melalui Pluang Agentic Trading, kami membuka akses tersebut bagi semua orang. Investor di Jayapura maupun Jember kini dapat memperoleh kualitas analisis yang setara dengan investor di Jakarta, bahkan trader kelas dunia di Singapura maupun Hong Kong, sekaligus memiliki kemampuan untuk langsung bertindak berdasarkan analisis tersebut. Inilah wujud nyata misi Pluang dalam mendemokratisasi peluang membangun kekayaan sekaligus kontribusi kami terhadap upaya nasional meningkatkan literasi keuangan," ujar Andreas.
Fitur Agentic Trading dikembangkan sebagai evolusi dari Aura AI, layanan analisis berbasis AI milik Pluang yang telah lebih dulu hadir di dalam aplikasi. Kini, kemampuan AI tidak hanya terbatas pada memberikan analisis, tetapi juga dapat membantu proses transaksi setelah memperoleh persetujuan dari pengguna.
Melalui fitur ini, investor dapat meminta AI untuk memantau kondisi portofolio secara real-time, mengakses data pasar, merangkum laporan keuangan maupun prospektus, menguji strategi investasi menggunakan data historis (backtest), hingga menempatkan order beli dan jual pada berbagai instrumen investasi seperti saham Amerika Serikat, saham Indonesia, emas, aset kripto, dan Crypto Futures.
Pluang menilai fitur tersebut mampu menyederhanakan proses investasi yang selama ini mengharuskan pengguna berpindah-pindah antara berbagai sumber informasi dan aplikasi trading. Dengan Agentic Trading, proses riset, analisis, hingga eksekusi transaksi dapat dilakukan dalam satu percakapan dengan AI.
Model serupa sebelumnya telah diperkenalkan oleh sejumlah platform investasi global, seperti Robinhood, Interactive Brokers, dan TradeStation, kepada investor di Amerika Serikat pada awal 2026. Pluang menjadi perusahaan pertama yang menghadirkan konsep tersebut bagi investor ritel di Indonesia.
Meski memanfaatkan AI dalam proses investasi, Pluang menegaskan fitur ini bukan robot trading yang bekerja secara otomatis. Seluruh transaksi tetap berada di bawah kendali pengguna melalui mekanisme keamanan berlapis dengan prinsip AI mengusulkan, manusia memutuskan, dan platform mengeksekusi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022