
Blok apartemen dan gedung perkantoran yang sedang dibangun di Tel Aviv, 27 Agustus 2024. (Reuters).
JawaPos.com - Israel dilaporkan sedang menghadapi perubahan besar dalam pola emigrasi warganya. Bukan lagi didominasi anak muda yang mencari pengalaman di luar negeri, gelombang eksodus terbaru justru semakin banyak diisi dokter, pekerja high-tech, profesional berpenghasilan tinggi, dan warga berusia 40–50 tahun yang sedang berada di puncak karier.
Laporan terbaru Otoritas Pajak Israel menunjukkan, jumlah warga yang meninggalkan Israel meningkat sekitar 50 persen dalam enam tahun terakhir. Namun, perhatian terbesar tertuju pada perubahan profil mereka.
Sektor teknologi tinggi dan kesehatan menjadi dua kelompok yang mengalami peningkatan emigrasi paling tajam. Jumlah pekerja high-tech yang pindah ke luar negeri melonjak sekitar 150 persen, sedangkan emigran dari sektor kesehatan meningkat lebih dari dua kali lipat.
Fenomena ini berpotensi menjadi masalah serius bagi Israel karena kedua sektor tersebut merupakan bagian penting dari perekonomian sekaligus membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tinggi.
Melansir Jerusalem Post, data Otoritas Pajak memperlihatkan bahwa gelombang emigrasi terbaru semakin terkonsentrasi pada pekerja berpendapatan tinggi.
Jika dibandingkan dengan sektor berupah lebih rendah seperti pendidikan dan manufaktur yang hampir tidak mengalami perubahan berarti, sektor high-tech justru mencatat lonjakan emigrasi sekitar 150 persen.
Sementara itu, jumlah warga yang bekerja di sektor kesehatan dan kemudian meninggalkan Israel meningkat lebih dari dua kali lipat.
Perubahan tersebut penting karena pekerja teknologi dan tenaga medis tidak mudah digantikan. Mereka membutuhkan pendidikan panjang, pengalaman profesional, serta keterampilan yang relatif langka.
Ketika sebagian dari mereka memilih membangun kehidupan dan karier di luar Israel, negara bukan hanya kehilangan penduduk, tetapi juga kehilangan modal manusia yang dibutuhkan untuk menjaga produktivitas ekonomi.
Perubahan profil emigran juga terlihat jelas dari kelompok usia. Sepanjang satu dekade terakhir, proporsi warga berusia 20–30 tahun yang meninggalkan Israel relatif stabil. Sebaliknya, emigrasi warga berusia 40–50 tahun melonjak sekitar 60 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022