
Logo OpenAI. (The Guardian)
JawaPos.com - OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT for Teens, versi ChatGPT yang dirancang khusus untuk pengguna remaja dengan tambahan fitur keamanan dan pembelajaran.
Langkah ini dilakukan di tengah sorotan terhadap penggunaan chatbot AI oleh remaja, termasuk kekhawatiran terkait kesehatan mental dan praktik menyontek di lingkungan sekolah.
Seperti dilansir dari TechCrunch, produk baru tersebut membawa sejumlah perlindungan tambahan yang disesuaikan dengan usia pengguna. Dari sisi pendidikan, OpenAI juga menghadirkan Study Mode atau Mode Belajar untuk mendorong remaja memahami materi dan memecahkan masalah secara mandiri, bukan sekadar meminta jawaban instan dari chatbot.
Melalui Study Mode, ChatGPT akan memberikan pertanyaan pemandu serta bantuan secara bertahap agar pengguna dapat memahami materi yang sedang dipelajari. Fitur ini dirancang untuk membuat AI berperan sebagai pendamping belajar, bukan mesin pemberi jawaban.
OpenAI juga menambahkan pengingat pekerjaan rumah ketika sistem mendeteksi pengguna tampak berusaha mendapatkan jawaban secara instan alih-alih memahami materi. Dalam kondisi tersebut, ChatGPT akan mengarahkan pengguna untuk menggunakan Study Mode.
Selain itu, pengalaman belajar di ChatGPT for Teens akan dilengkapi fitur kuis dan visualisasi pembelajaran. Orang tua atau wali juga dapat mengatur agar Study Mode aktif secara otomatis sebagai pengaturan bawaan.
Meski menawarkan sejumlah pembatasan baru, efektivitas sistem tersebut masih menjadi pertanyaan. Pasalnya, remaja dikenal cukup mahir mencari cara untuk melewati berbagai kontrol orang tua maupun pembatasan aktivitas digital.
Karena itu, belum diketahui seberapa efektif perlindungan pada ChatGPT for Teens ketika digunakan dalam situasi nyata. Sistem tersebut masih membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk melihat seberapa mudah pembatasannya dapat dilewati oleh pengguna yang sengaja mencoba mengakalinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022