
Ilustrasi Google Search. (Pixabay/Firmbee)
JawaPos.com - Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan pendidikan. Pada Rabu (19/8), perusahaan memperkenalkan sejumlah fitur pembelajaran baru yang terintegrasi ke Penelusuran (Search) dan Gemini, mulai dari visual interaktif, simulasi 3D, kuis latihan yang dipersonalisasi, hingga pusat informasi khusus pelajar.
Seperti dilansir dari TechCrunch, kehadiran berbagai fitur tersebut menjadi langkah terbaru Google dalam mendorong Gemini sebagai pendamping belajar bagi pelajar.
Strategi ini sekaligus memperketat persaingan di sektor AI pendidikan, yang saat ini juga diramaikan oleh OpenAI serta sejumlah startup edtech seperti Knowt dan Gauth dengan layanan belajar dan latihan berbasis AI.
Salah satu pembaruan hadir melalui fitur Penelusuran. Pelajar kini dapat memanfaatkan AI untuk membuat visualisasi maupun simulasi yang disesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu menjelaskan konsep yang dianggap sulit agar lebih mudah dipahami.
Misalnya, ketika mempelajari materi mengenai tingkat keasaman, pengguna cukup mencari topik seperti "skala pH". Penelusuran kemudian dapat menampilkan visual interaktif melalui AI Overview sehingga pengguna tidak hanya membaca penjelasan, tetapi juga bisa memahami konsep dasar melalui tampilan visual.
Pengalaman tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pertanyaan lanjutan. Jika pengguna ingin mengetahui posisi berbagai buah sitrus dalam skala pH, misalnya, mode AI di Penelusuran akan membuat pengalaman interaktif yang menyesuaikan dengan pertanyaan tersebut.
Google juga menghadirkan kemampuan membuat kuis latihan secara langsung dari Penelusuran. Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai bidang, mulai dari sains, matematika, humaniora hingga bahasa asing.
Pelajar dapat memberikan instruksi sesuai kebutuhan mereka. Sebagai contoh, pengguna yang sedang mempersiapkan ujian SAT bisa meminta Penelusuran membuat kuis berisi kosakata yang paling sering muncul dalam ujian tersebut. AI kemudian akan menyusun latihan interaktif berdasarkan permintaan pengguna.
Tak berhenti di situ, Google juga menyiapkan pembaruan untuk Lens di Penelusuran. Dalam beberapa pekan ke depan, fitur kamera tersebut akan mendapatkan pengalaman belajar interaktif yang dapat membantu pelajar ketika mengerjakan soal maupun tugas.
Caranya cukup dengan membuka ikon kamera Lens di aplikasi Google, kemudian mengunggah foto materi atau soal yang sedang dikerjakan. AI nantinya dapat membantu menjelaskan konsep, menunjukkan kemungkinan kesalahan, sekaligus memberikan arahan ketika pengguna mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022