
Ilustrasi monetisasi YouTube. (Nigeria Private Schools)
JawaPos.com - Kreator baru YouTube perlu berhati-hati membaca angka view setelah aturan penghitungan baru berlaku pada 24 Agustus 2026 mendatang.
Jumlah view memang akan lebih mudah bertambah karena video langsung dihitung saat diputar, tetapi perubahan itu tidak otomatis meningkatkan pendapatan kreator.
YouTube akan menerapkan standar baru tersebut secara global di seluruh format video. Google menjelaskan, "sebuah preview akan dihitung saat sebuah video mulai diputar." Artinya, pemutaran walau baru satu frame saja sudah tercatat sebagai satu view.
Perubahan ini sekilas terdengar menguntungkan bagi kreator pemula. Video akan terlihat lebih cepat mencapai ribuan bahkan jutaan view. Namun, angka tersebut tidak boleh langsung dianggap indikator konten semakin menguntungkan.
Hal pertama yang perlu dipahami kreator baru adalah perbedaan antara jumlah view dan engagement.
YouTube memastikan perubahan sistem hitung tersebut tidak akan berdampak pada monetisasi. Pendapatan kreator tetap dihitung menggunakan metrik keterlibatan sesuai ketentuan monetisasi.
Untuk monetisasi, YouTube tetap mengandalkan Engaged Shorts views dan Engaged Watch Hours. Jadi, bertambahnya angka view akibat sistem baru tidak otomatis meningkatkan penghasilan kreator.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022