Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 01.34 WIB

Kerja Sama Teknologi Indonesia-Tiongkok Makin Erat, AI dan Transfer Teknologi Jadi Fokus

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo. (Dok. Komdigi) - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo. (Dok. Komdigi)

JawaPos.com - Kerja sama teknologi antara Indonesia dan Tiongkok bakal diperkuat melalui pembentukan Working Level Group. Forum ini akan menjadi wadah untuk membahas pengembangan kecerdasan artifisial (AI), transfer teknologi, hingga keterlibatan pelaku industri dari kedua negara.
 
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan dalam Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) Indonesia-Tiongkok yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.
 
“Antara sektoral sendiri tadi sudah dibicarakan akan ada istilahnya Working Level Group,” ujar Wamen Angga setelah menghadiri CSD Indonesia dan Tiongkok di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (21/8).
 
 
Melalui kelompok kerja tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) nantinya akan berkoordinasi dengan mitra pemerintah dari Tiongkok untuk membahas agenda kerja sama secara lebih teknis. Pelaku industri dari kedua negara juga akan dilibatkan dalam pembahasan.
 
“Misalkan di Komdigi, counterpart kita dari RRT juga akan melibatkan ekosistem industri mereka ke kita,” kata Wamen Angga.
 
Salah satu agenda utama yang akan dibawa adalah pengembangan AI di Indonesia. Kedua negara juga akan mengeksplorasi peluang transfer teknologi sebagai bagian dari penguatan kerja sama di sektor digital.
 
“Banyak sekali sektor Komdigi yang tadi dibahas, kemungkinan kerja sama ke depan seperti transfer of technology, bagaimana pengembangan AI di Indonesia,” ujar Wamen Angga.
 
Menurut Angga, ruang kerja sama Indonesia dan Tiongkok tidak terbatas pada AI. Kedua pihak turut membicarakan peluang kolaborasi di bidang mineral kritis yang memiliki keterkaitan dengan industri teknologi.
 
Indonesia dinilai mempunyai potensi mineral kritis yang dapat diolah menjadi bahan pendukung produksi microchip dan semikonduktor. Potensi tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas, dari pengembangan teknologi hingga rantai pasok industri.
 
 
Dalam CSD tersebut, pemerintah Indonesia juga menyampaikan pandangannya mengenai tata kelola AI global. Angga mengatakan Indonesia telah bergabung dengan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama AI yang diinisiasi di Shanghai dan berada dalam naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
 
Keikutsertaan Indonesia dalam organisasi tersebut dinilai dapat memperbesar ruang bagi Indonesia untuk terlibat dalam pembentukan tata kelola AI di tingkat internasional.
 
“Artinya apa? Indonesia punya peran penting ke depan untuk juga ikut turut andil dalam tata kelola AI di dunia,” tegasnya.
 
Pemerintah juga menekankan bahwa pengembangan AI harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi manusia. Prinsip tersebut menjadi salah satu dasar yang dibawa Indonesia dalam membangun kolaborasi teknologi dengan negara lain.
 
“Kita juga mengedepankan bahwa AI itu untuk kebaikan, untuk humanity,” ujarnya.
 
 
Meski membuka peluang kerja sama yang lebih luas, Indonesia tetap menempatkan kepentingan nasional sebagai pertimbangan utama. Angga menegaskan hubungan kedua negara harus menghasilkan manfaat bersama tanpa mengesampingkan kepentingan masing-masing.
 
“Yang terpenting adalah bagaimana kerja sama antara kedua negara saling menguntungkan dan saling tidak mengorbankan kepentingan nasional masing-masing,” tandasnya.
 
Pembahasan mengenai kerja sama teknologi tersebut akan dilanjutkan setelah Working Level Group dibentuk. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Tiongkok pada awal 2027.
 
“Pertemuan berikutnya mungkin akan dilaksanakan di awal tahun depan di RRT yang akan menjadi tuan rumahnya,” kata Wamen Angga
Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore