
Ilustrasi: Media sosial Twitter atau X mengalami gangguan. (Freepik)
JawaPos.com - Platform media sosial X tengah menyelidiki lonjakan permintaan pengaturan ulang kata sandi yang diterima sejumlah penggunanya. Fenomena ini mencuat setelah banyak pengguna melaporkan mendapatkan email reset password meski tidak pernah meminta perubahan kata sandi.
Pihak X menduga aksi tersebut berkaitan dengan upaya pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan momentum setelah layanan pembayaran X Money diluncurkan secara lebih luas. Meski demikian, perusahaan mengaku belum menemukan bukti adanya peretasan yang berhasil menembus sistem.
Seperti dilansir dari TechCrunch, insinyur produk X, Mridul Singhai, menyampaikan bahwa perusahaan sedang menangani laporan mengenai permintaan pengaturan ulang kata sandi yang terjadi secara massal.
"Para penyerang tampaknya meyakini bahwa, kini setelah @XMoney tersedia secara luas, mereka dapat memperoleh akses tidak sah ke akun-akun pengguna," tulisnya.
"Kami sedang menyelidiki masalah ini secara aktif dan, sejauh ini, belum menemukan bukti adanya pelanggaran keamanan. Kami memohon maaf atas banyaknya email yang masuk dan menghargai kesabaran Anda sementara kami berupaya menyelesaikan masalah ini,” imbuhnya.
X Money sendiri merupakan layanan pembayaran yang baru diperkenalkan oleh X. Layanan tersebut menawarkan sejumlah fitur finansial, termasuk kartu bank, serta ditujukan untuk mendukung transaksi di dalam ekosistem platform.
Kehadiran layanan keuangan ini juga membuka peluang baru bagi para kreator untuk menerima pembayaran melalui X. Di sisi lain, pengembangan X Money menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas aktivitas ekonomi digital di dalam platformnya.
Namun, layanan yang berkaitan dengan transaksi finansial juga berpotensi menarik perhatian pelaku kejahatan siber. X menduga lonjakan permintaan pengaturan ulang kata sandi tersebut mungkin menjadi salah satu upaya untuk mendapatkan akses ke akun pengguna.
Baca Juga:Iran Balas Serangan Amerika Serikat dengan Rudal dan Drone ke Sejumlah Negara Timur Tengah
Hingga saat ini, X belum memberikan penjelasan lebih lanjut melalui akun resmi perusahaan. Pihak perusahaan juga belum menyampaikan respons terkait pertanyaan mengenai insiden tersebut.
Meski belum ada konfirmasi mengenai kebocoran atau pembobolan sistem, penasihat hukum umum X, James Burnham, menegaskan bahwa perusahaan akan mengambil langkah terhadap pihak yang terbukti berusaha menjadikan pengguna sebagai sasaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
