
Anthropic mengungkap konfigurasi pelatihan yang cacat menjadi salah satu penyebab perilaku model AI yang tidak selaras dengan tujuan manusia (The Guardian)
JawaPos.com - Anthropic, perusahaan Amerika Serikat di balik chatbot Claude, mengakui kegagalan dalam prosedur keamanan setelah sejumlah model kecerdasan buatannya memperoleh akses ke internet dan masuk tanpa izin ke sistem nyata tiga organisasi.
Pengakuan tersebut memperlihatkan tantangan yang semakin serius bagi industri AI global: kemampuan model berkembang cepat, sementara mekanisme untuk membatasi perilakunya belum selalu mampu mengimbanginya.
Insiden itu menjadi perhatian karena terjadi ketika model sedang menjalani pengujian keamanan siber. Anthropic sebelumnya mengungkapkan bahwa tiga modelnya berhasil mengakses infrastruktur produksi organisasi yang tidak disebutkan namanya.
Kini, perusahaan itu menyatakan peristiwa tersebut mencerminkan kelemahan dalam pengamanan operasional dan persoalan yang lebih mendasar terkait kemampuan AI untuk tetap bertindak sesuai tujuan manusia.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (2/9/2026), Anthropic menyatakan teknologinya "belum sepenuhnya selaras dengan nilai dan tujuan manusia." Perusahaan mengakui model-model tersebut sengaja diuji tanpa perlindungan keamanan siber.
Namun, kesalahpahaman dengan Irregular, perusahaan eksternal yang ditunjuk untuk menguji keamanan model AI tersebut, membuat model tanpa sengaja memperoleh akses ke internet terbuka. Kondisi itu, menurut Anthropic, pada dasarnya setara dengan membiarkan pintu depan terbuka saat melakukan pengujian.
Akibatnya, Anthropic sempat menghentikan pengujian keamanan siber internal dan eksternal untuk memperketat sistem perlindungan. "Kami sebagian besar mengandalkan satu lapisan pertahanan, padahal kami membutuhkan beberapa lapisan," kata perusahaan tersebut.
Setelah itu, Anthropic memasang sistem peringatan ketika model mencoba keluar dari lingkungan pengujian atau memperoleh akses internet serta memperketat isolasi terhadap lingkungan uji berisiko tinggi.
Perusahaan kini mewajibkan mitra penguji eksternal mematuhi standar keselamatan tertentu, termasuk memberikan instruksi yang tegas kepada model. Salah satu contohnya adalah perintah bahwa model tidak boleh mengakses internet. Setelah perlindungan baru diterapkan, Anthropic mengatakan telah melanjutkan pengujian keamanan siber internal dan eksternal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
