
Ilustrasi aplikasi Google. (The Telegraph)
JawaPos.com - Google berencana mengubah tampilan dan cara kerja layanan Pencariannya di Uni Eropa (UE). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi aturan Digital Markets Act (DMA) sekaligus menghindari sebagian dari denda yang dijatuhkan Komisi Eropa.
Total denda yang dihadapi Google mencapai sekitar EUR 890 juta atau USD 1 miliar. Salah satu sanksi tersebut bernilai EUR 460 juta atau sekitar USD 534 juta karena Google dituding menyalahgunakan posisi dominannya di pasar mesin pencari.
Seperti dilansir dari Engadget, Komisi Eropa menilai Google memberikan perlakuan lebih menguntungkan terhadap layanan miliknya sendiri dalam hasil pencarian. Praktik tersebut dikenal sebagai self-preferencing dan menjadi salah satu hal yang dilarang dalam penerapan DMA.
Aturan tersebut mengharuskan perusahaan teknologi besar untuk tidak memberikan peringkat yang lebih menguntungkan kepada layanan mereka sendiri dibandingkan layanan pihak ketiga.
Baca Juga:Polda Lampung Perkuat Pencari 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Google sebenarnya telah memaparkan sejumlah rencana perubahan pada layanan Pencariannya untuk memenuhi DMA sejak Maret 2024. Namun, pada bulan yang sama, Komisi Eropa mulai menyelidiki Google, Apple, dan Meta terkait dugaan pelanggaran aturan tersebut.
Dalam kasus Google, salah satu praktik yang menjadi sorotan adalah penempatan informasi dari Google Flights di atas layanan pesaing ketika pengguna melakukan pencarian terkait perjalanan.
Setahun kemudian, Komisi Eropa menjatuhkan denda pertama kepada Google atas dugaan praktik self-preferencing tersebut. Sementara itu, laporan pada Oktober 2025 menyebut Google telah menawarkan sejumlah perubahan pada tampilan hasil pencarian untuk memenuhi ketentuan yang berlaku di UE.
Kini, Google kembali menyiapkan perubahan terhadap sistem Pencariannya di kawasan tersebut.
Perubahan terbaru yang disiapkan Google akan membuat satu layanan mesin pencari khusus tampil di bagian atas halaman hasil pencarian. Setelah itu, dua layanan mesin pencari lainnya akan ditampilkan dengan informasi yang lebih terbatas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022