
Komisaris Independen PT KAI Endang Tirtana. (Istimewa)
JawaPos.com - Artificial Intelligence (AI) di tengah perkembangan teknologi harus dikuasai dan tidak perlu ditakuti. Lebih penting lagi, teknologi dapat mendorong inovasi dan kreativitas tanpa membuat kehilangan empati.
Komisaris Independen PT KAI Endang Tirtana mengajak generasi muda tidak melihat AI semata sebagai ancaman. Teknologi harus dikuasai dan dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan manusia tanpa kehilangan rasa, empati, iman, dan kemanusiaan.
“Semakin pintar teknologi, manusia harus semakin bijaksana,” kata Endang Tirtana di Malang pada Selasa (29/9).
Pandangan itu disampaikannya dalam orasi ilmiah pada Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Periode 123 Tahun 2026.
Dalam orasi itu Endang mengingatkan generasi muda yang termasuk para wisudawan. Bahwasannya AI telah memasuki kehidupan dan dunia kerja. Mengutip data Goldman Sachs Research pada April 2026, AI diperkirakan telah mengurangi pertumbuhan payroll Amerika Serikat sekitar 16.000 pekerjaan per bulan selama satu tahun terakhir.
Menurut data World Economic Forum melalui Future of Jobs Report 2025, hingga 2030 diperkirakan akan muncul sekitar 170 juta pekerjaan baru dan sekitar 92 juta pekerjaan terdampak displacement.
Oleh karena itu, kata Endang, tantangan generasi muda bukan sekadar menghadapi AI, melainkan memastikan kompetensinya tetap relevan. “Dunia kerja berubah. Kita harus berubah bersama," tegasnya.
Pria berdarah Minang itu menilai kemampuan manusia yang berkaitan dengan kreativitas, komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, empati, serta kemampuan memahami konteks akan semakin penting ketika pekerjaan rutin semakin banyak dibantu teknologi. “Semakin AI mengambil pekerjaan yang rutin, semakin penting kemampuan manusia untuk memahami manusia,” ungkapnya.
Baca Juga:9 Ucapan Pikiran Sempit dan Kurang Empati yang Sering Terlontar dalam Percakapan Menurut Psikologi
Endang menceritakan perjalanan transformasi PT KAI di era digital. Transformasi KAI tidak hanya ditandai oleh digitalisasi layanan, tetapi juga perubahan cara perusahaan melayani pelanggan. Contohnya penggunaan aplikasi Access by KAI yang pada Semester I 2026 mencatat 17 juta transaksi penjualan tiket KA Jarak Jauh dan KA Lokal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022