
Elon Musk berbicara melalui tautan video saat penawaran umum perdana (IPO) SpaceX di Nasdaq MarketSite, New York, Amerika Serikat (Irish Independent)
JawaPos.com - Elon Musk berencana mengubah nama unit kecerdasan buatan SpaceX dari SpaceXAI menjadi SpaceXSI. Keputusan itu menunjukkan bagaimana perubahan istilah yang didorong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai diikuti perusahaan teknologi besar, sekaligus memperlihatkan kuatnya pengaruh kebijakan Washington terhadap cara industri teknologi mendefinisikan perkembangan kecerdasan mesin.
Dilansir dari Reuters, Senin (5/10/2026), Musk mengonfirmasi rencana tersebut melalui platform X pada Minggu (4/10). Dia menjawab pertanyaan seorang pengguna yang menanyakan kemungkinan SpaceXAI berganti nama menjadi SpaceXSI. "Ya, kami akan melakukan perubahan itu," tulis Musk. Pernyataan tersebut menjadi dasar pengumuman, meski belum disertai penjelasan mengenai perubahan struktur atau operasional unit itu.
Pada saat laporan diterbitkan, perubahan itu juga belum diterapkan secara resmi. Akun X milik SpaceXAI masih menggunakan nama lama. Musk tidak memberikan informasi tambahan mengenai alasan teknis perubahan tersebut ataupun jadwal pelaksanaannya. SpaceXAI juga belum segera memberikan tanggapan ketika dimintai komentar mengenai rencana penamaan ulang tersebut.
Langkah Musk berkaitan langsung dengan kampanye Trump untuk mengganti istilah "artificial intelligence" atau kecerdasan buatan dengan "super intelligence" atau kecerdasan super. Dorongan itu bukan hanya persoalan pilihan kata. Pemerintahan Trump telah mengarahkan lembaga federal Amerika Serikat untuk menggunakan istilah baru tersebut dalam komunikasi resmi, sehingga istilah SI mulai masuk ke ranah kebijakan negara.
Trump pertama kali menyampaikan gagasan tersebut dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bulan lalu. Saat itu, dia mengatakan dokumen pemerintah Amerika Serikat, dan berharap dokumen di seluruh dunia, akan menggunakan istilah yang menurutnya lebih tepat.
"Mulai sekarang, seluruh dokumen pemerintah Amerika Serikat, dan mudah-mudahan juga dokumen di seluruh dunia, akan menggunakan istilah yang menurut saya lebih tepat, yakni ‘super’ alih-alih ‘artificial’. Jadi, istilah yang digunakan adalah 'super intelligence'," ujar Trump.
Dalam pemberitaan The Star mengenai pernyataan Trump di PBB, perubahan istilah tersebut ditempatkan dalam perdebatan yang lebih luas mengenai bagaimana dunia menghadapi risiko teknologi yang berkembang cepat. Sejumlah negara justru mendorong standar keselamatan dan koordinasi internasional, sementara Trump menolak upaya membangun skema global untuk mengendalikan perkembangan AI.
Musk sendiri tampak semakin terbuka mendukung istilah yang dipilih Trump. The Information melaporkan bahwa pada Minggu dia juga menulis, "Tidak ada lagi AI. SI. Lebih baik." Dalam unggahan lain, Musk menyebut, "SpaceX adalah perusahaan superintelligence." Pernyataan itu memperkuat bahwa perubahan nama SpaceXAI bukan sekadar kemungkinan yang muncul dari pertanyaan pengguna, tetapi bagian dari perubahan bahasa yang secara terbuka dia dukung.
Perubahan tersebut menarik karena istilah "superintelligence" dalam dunia teknologi memiliki makna yang lebih spesifik daripada sekadar sinonim AI. Secara umum, istilah itu merujuk pada sistem yang kemampuan intelektualnya melampaui manusia dalam berbagai bidang. Karena itu, penggunaan SI dapat membawa implikasi berbeda dalam percakapan mengenai kemampuan teknologi, keselamatan, dan batas pengembangan sistem AI.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022