
Robot bergerak beroda mengangkut rak-rak tinggi berisi barang di dalam pusat distribusi Amazon (Times of India)
JawaPos.com - Amazon memperluas otomatisasi gudang dengan mengoperasikan lebih dari satu juta robot untuk mendukung pengiriman puluhan juta paket pada hari yang sama atau keesokan harinya. Ekspansi ini menandai perubahan besar dalam industri e-commerce global, terutama ketika kecerdasan buatan (AI) dan robotika mulai memengaruhi kebutuhan tenaga kerja, produktivitas, serta keselamatan pekerja.
Dilansir dari Ars Technica, Senin (12/10/2026), Amazon masih mempekerjakan lebih dari 1,5 juta orang secara penuh waktu maupun paruh waktu berdasarkan laporan tahunan 2025. Namun, laporan The New York Times mengungkap dokumen internal yang memperkirakan otomatisasi dapat mengurangi kebutuhan perekrutan di Amerika Serikat lebih dari 160.000 orang hingga 2027 dan 600.000 orang hingga 2033. Angka itu merujuk pada perekrutan yang berpotensi dihindari, bukan pemutusan hubungan kerja yang telah dipastikan.
Sejak mengakuisisi Kiva Systems pada 2012, Amazon mengembangkan robot bergerak yang membawa rak barang menuju pekerja, lengan robot untuk memilah paket, serta sistem AI DeepFleet yang membantu mengantisipasi kepadatan pergerakan robot. Sistem Sequoia diklaim mampu mempercepat identifikasi dan penyimpanan barang hingga 75 persen. Amazon juga membangun fasilitas produksi robot tambahan di Austin, Texas, dan Greenwood, Indiana.
Kemampuan robot terus berkembang melalui pembelajaran mesin dan model AI yang dapat mengenali beragam produk. Robot Vulcan bahkan dilengkapi sensor umpan balik gaya yang memberinya kemampuan merasakan tekanan saat mengambil atau menyimpan barang.
Wakil Presiden Amazon Robotics Scott Dresser mengatakan, "Setiap tahap menangani tantangan teknis yang sulit atau kompleks untuk mencapai tujuan tersebut," yakni membantu pekerja sekaligus meningkatkan layanan bagi pelanggan.
Amazon menyatakan otomatisasi mengurangi pekerjaan fisik berisiko dan membuka peluang karier teknis. Pusat distribusi dengan robot canggih umumnya membutuhkan 30 persen lebih banyak tenaga kerja untuk bidang keandalan, pemeliharaan, dan rekayasa. Perusahaan juga menyebut jumlah teknisi pemeliharaan robot meningkat lebih dari 30 persen. Dresser mengatakan, "Itu merupakan pekerjaan dengan keterampilan lebih tinggi dan kompensasi lebih besar."
Akan tetapi, peningkatan produktivitas memunculkan persoalan keselamatan. Strategic Organizing Center, koalisi serikat pekerja Amerika Serikat, melaporkan tingkat cedera lebih tinggi di gudang Amazon yang menggunakan robot berdasarkan data 2017–2020. Direktur riset strategis organisasi itu, Joan Moriarty, menilai Amazon terlalu berfokus pada kecepatan dan penghematan biaya. Menurutnya, kehadiran robot membuat pekerja dituntut melakukan gerakan cepat dan berulang sehingga risiko cedera meningkat.
Penelitian yang terbit dalam jurnal ILR Review pada April 2025 memberikan gambaran lebih berimbang. Gudang robotik mencatat penurunan cedera berat sebesar 40 persen dibandingkan pusat distribusi lama, tetapi cedera yang lebih ringan akibat ketegangan fisik meningkat 77 persen.
Brian Greenwood, profesor bisnis di George Mason University sekaligus salah satu penulis penelitian, mengatakan, "Robot memiliki kemampuan menentukan kecepatan kerja." Tekanan untuk menyamai ritme mesin dapat memicu ketegangan otot dan keseleo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022