JawaPos Radar | Iklan Jitu

Review Produk

Tampil Berponi, Performa Infinix Hot S3X Tak ‘Sesaru’ Namanya

06 November 2018, 10:02:06 WIB
Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Smartphone Infinix Hot S3X (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Infinix Mobility, pabrikan smartphone yang bermarkas di Hongkong resmi menghadirkan produk teranyarnya Agustus lalu. Datang dari seri ‘Hot’, nama produk terbarunya kali ini agak ambigu, yakni Hot S3X.

Infinix Hot S3X digadang-gadang menjadi smartphone dengan poni atau notch termurah kala itu. Ya, kala itu. Sebelum akhirnya merek baru Realme mengambil alih takhta Infinix Hot S3X sebagai smartphone dengan poni termurah di pasaran.

Terlepas dari siapa pemegang takhta smartphone kekinian dengan layar berponi, kehadiran Infinix Hot S3X cukup menggebrak market smartphone tanah air. Infinix Hot S3X melenggang dengan desain yang sebelumnya belum pernah ada pada seri Infinix Hot. Desain dimaksud adalah bodi glossy berkilauan mengikuti tren kekinian.

JawaPos.com pun berkesempatan untuk menjajal performa dari smartphone yang memiliki nama sedikit 'saru' apabila diplesetkan. Infinix sendiri terbilang cukup intens meluncurkan produk andalannya di pasar tanah air.

Setidaknya Infinix terakhir meluncurkan smartphone terbarunya akhir Juni 2018 lalu. Tak lama setelahnya yakni 20 Agustus, Infinix kembali membesut smartphone terbarunya. Dua produk terbaru yang dimaksud, yakni Infinix Hot 6 Pro dan Infinix Hot S3X.

Untuk Infinix Hot 6 Pro, JawaPos.com sudah pernah membuat ulasannya. Sedikit kesimpulan dari Hot 6 Pro adalah keunggulan baterai dan harganya. Lalu untuk Hot S3X bagaimana? Berikut kami mulai ulasan lengkapnya.

Kelengkapan Paket Pembelian

Dimulai dari yang pertama, yakni ada aspek kelengkapan paket pembelian. Infinix boleh dibilang cukup matang mempersiapkan smartphone ini sebelum akhirnya dilepas ke pasaran. Hal itu ditunjukkan dengan kemasannya yang terbilang rapi dan baik.

Kardus perangkat ini berwarna biru terang seperti boks produk sebelumnya, Infinix Hot 6 Pro. Pada bagian luar boks penjualan tidak lupa disertakan pula beberapa informasi penting di area boks perangkat yang bisa dilihat pembeli.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Kelengkapan dalam boks smartphone Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Ketika membuka dan masuk ke dalam kemasan, kami mendapati paket penjualan yang lumayan lengkap. Perangkat-perangkat pendukung tersebut, antara lain, charger dengan output 2 ampere berikut kabelnya, earphone, buku panduan, kartu garansi, pelindung casing belakang, SIM ejector, antigores layar yang bisa langsung dipakai pengguna, dan tak lupa perangkat smartphone-nya.

Cukup lengkap, bukan? Ya, ini terbilang lengkap jika mau membandingkan dengan kelengkapan produk milik kompetitor. Aspek kelengkapan yang diperhatikan dengan baik oleh Infinix tentu menjadi nilai plus.

Desain dan Layar

Berlaih ke aspek berikutnya soal desain dan layar. Suksesor Infinix Hot S3 ini terbilang tampil menarik. Perangkat dengan warna yang disebut Milan Black ini tampak kekinian. Kesan pertama melihat Hot S3X kala peluncuran dan akhirnya menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari terbilang baik.

Begitu pun sisi desain Infinix Hot S3X tampil cukup oke. Konsep unibodi dengan baterai yang tidak bisa dilepas pada perangkat ini memiliki kesan konstruksi yang kokoh. Secara fisik, desain Infinix Hot S3X memang tidak jauh beda dengan pendahulunya, Hot S3. Berdesain rounding dengan style kekinian.

Namun begitu, Infinix Hot S3X menghadirkan sentuhan baru lewat model cover belakang yang berkilauan. Tekstur permukaan bodi belakang terlihat seperti berlapis kaca dengan efek mengilap.

Tubuh device ini dari bagian belakang kendati mengusung gaya ala lapisan kaca, namun nuansa plastik masih sangat terasa. Tidak heran, karena hampir keseluruhan bodi pembungkus smartphone ini terbuat dari plastik.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Tampilan depan smartphone Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Bodi smartphone ini pun terbilang tidak terlalu gemuk. Hal tersebut terasa ketika menggenggam Hot S3X untuk kebutuhan harian. Terbilang nyaman meskipun pada beberapa bagian seperti bingkai layar, smartphone ini terasa sedikit tajam. Namun, hal itu tidak menjadi masalah serius, sebab over all pengalaman menggenggam device ini cukup nyaman.

Infinix Hot S3X pada sisi kirinya terdapat slot SIM-Card dan MicroSD yang bisa ditampung semua dalam satu laci. Laci tempat menyimpan SIM-Card dan MicroSD nya-pun terbilang unik. Sebab Infinix Hot 6 Pro memungkinkan dua kartu SIM dan MicroSD tertampung semua dalam satu tempat atau istilah kerennya Dedicated Slot.

Sementara pada tepi bagian kanannya terdapat tombol volume ‘Up and Down’ serta tombol power tepat di bagian bawah tombol volume. Berada di bagian bawah ada barisan elemen penting lainnya, seperti Micro USB, Mic, dan tak lupa speaker sebagai pengeras suara.

Di mana jack headphone-nya? Jawabannya ada terpisah di bagian atas smartphone sendirian tanpa ada bagian-bagian lainnya yang menemani. Berbalik ke bagian belakang, perangkat ini hadir dengan set-up kamera utama ganda yang disusun secara vertikal. Di bawah kameranya ada LED Flash dan sensor sidik jari alias fingerprint scanner di bagian tengah.

Pada bagian depannya terdapat layar seluas 6,2 inci dengan aspek rasio 19:9. Bicara teknologi layar, Infinix Hot S3X masih dibekali dengan panel layar IPS dengan resolusi HD Plus 720x1.500 piksel. Layarnya hanya memiliki tingkat kerapatan piksel sekitar 268 ppi. Kendati begitu layar Hot S3X ini memiliki kecerahan hingga 500 nits serta rasio kontras mencapai 1000:1 yang sanggup menghadirkan kualitas gambar serta warna jernih dan tajam seperti yang ada pada Hot 6 Pro.

Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual. Kemudian di bagian atasnya di bagian notch terdapat kamera selfie yang dipisahkan dengan earpiece di antara LED Flash untuk mendukung kegiatan berfoto di keadaan gelap serta lampu indikator LED berwarna merah dan hijau.

Pengalaman ketika menggunakan smartphone ini di bawah terpaan sinar matahari langsung, layarnya masih bisa tampil dengan baik. Namun agar lebih maksimal tentu harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode penuh atau maksimal.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Tampilan belakang smartphone Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Ada beberapa hal menarik dari layar Infinix Hot S3X yang sebelumnya juga hadir pada Infinix Hot 6 Pro. Fitur dimaksud antara lain, layar ponsel ini didukung mode Eye Care yang bisa membantu menjaga kenyamanan serta kesehatan mata saat digunakan dalam kondisi ruangan bercahaya redup. Kemudian ada juga mode One Hand yang memungkinkan ukuran layarnya menciut ketika digunakan hanya dengan satu tangan serta fitur Multi-Screen untuk kebutuhan multitasking.

Performa

Beralih ke aspek selanjutnya, yakni performa perangkat. Untuk aspek performa, Infinix Hot S3X dibekali prosesor Octa-core Qualcomm Snapdragon 430 dengan arsitektur 64-bit Cortex-A53 Octa-core (4x1.4GHz + 4x1.0GHz) 64-bit Cortex-A53. Mesin Infinix Hot S3X itu dikombinasikan dengan RAM 3 GB plus penyimpanan internal 32 GB.

Versi lain Infinix Hot S3X juga kabarnya ada yang mendukung RAM 4 GB dan ROM 64 GB, namun yang masuk ke Indonesia dan perangkat yang kami jajal hanya varian 3/32 GB saja.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Desain sisi kiri dan kamera depan smartphone Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Infinix Hot S3X dilego dengan harga Rp 2,149 juta. Dengan harga segitu, jika mau menyinggung soal performa dari tolok ukur chipset sebenarnya perangkat ini terbilang tanggung. Mengapa? Hal tersebut melihat kompetisi di pasar dengan harga yang kurang lebih sama pada kisaran serupa. Konsumen sudah bisa mendapat chipset yang lebih unggul.

Dengan spesifikasi hardware yang sama dengan pendahulunya Hot S3. Secara otomatis kinerja dari perangkat Hot S3X ini pun tidak berbeda jauh. Infinix Hot S3X ini sudah menggunakan antarmuka (UI) kustom versi terbaru yakni XOS 3.3 berbasis Android 8.1 Oreo.

UI dari smartphone ini tampil clean dengan akses penggunaan ke berbagai aplikasi tidak merepotkan untuk ditelusuri. Kombinasi software ini mampu berjalan dengan baik dan akses ke semua fungsi berjalan lancar.

Kombinasi hardware dan software yang hadir pada perangkat Infinix Hot S3X, JawaPos.com menyebut perangkat ini cukup bisa dibanggakan. Setidaknya, untuk smartphone kelas menengah ke bawah ini kinerja multitasking untuk kebutuhan harian seperti mendengar musik, browsing, menjalankan beberapa aplikasi chatting dan lainnya terbilang lancar.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Skor menggunakan AnTuTu Benchmark (paling kiri), Skor PC Mark Work 2.0 Performance (tengah), dan skor Work 2.0 Battery Life. (Screenshot/Rian Alfianto)

Untuk performanya selain menggunakannya dengan penggunaan langsung, seperti biasa kami menyimulasikan dalam uji benchmark. Meski tidak merepresentasikan penggunaan sehari-hari, uji benchmark lewat aplikasi populer nyatanya juga menjadi tolok ukur konsumen dalam memutuskan pembelian sebuah perangkat smartphone. Hal tersebut bisa mereka dapatkan dengan mudah lewat berselancar di dunia maya.

Untuk hasil simulasi benchmark menggunakan aplikasi populer AnTuTu Benchmark dan AnTuTu 3D Bench, perangkat Infinix Hot S3X mampu menghasilkan perolehan skor keseluruhan dengan angka 52416. Sementara untuk hasil pengujian menggunakan PC Mark (Work 2.0 Performance), Infinix Hot S3X berhasil membukukan skor 3479.

Gaming

Untuk harga sekian, telepon pintar ini termasuk andal untuk bermain game. Kami menjajalnya untuk bermain game dengan berbagai genre seperti MOBA, Racing, dan FPS.

Ketika memainkan game dengan grafis agak berat seperti Arena of Valor (AoV) maupun PUBG Mobile, smartphone dengan RAM 3 GB dan internal storage 32 GB ini tergolong masih bisa diajak senang-senang. Meski performa grafis langsung otomatis melakukan setting ke rata kiri alias mode low, kesan patah-patah sesekali terasa.

Baterai

Masih dari aspek performa, ada kebutuhan daya alias baterai. Performa sebuah gadget rasanya tidak akan seimbang jika tanpa baterai yang mumpuni pula. Untuk Infinix Hot S3X memiliki baterai seperti perangkat terdahulu yang kami uji yakni Hot 6 Pro. Kapasitasnya 4.000 mAh. Gambot, jumbo, besar atau apa pun penyebutannya hadir pada Infinix Hot S3X. Baterainya pun diklaim sudah mendukung fitur quick-charge.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Desain sisi kanan dan kamera belakang smartphone Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Dengan baterai segitu, Infinix Hot S3X sanggup bekerja maksimal. Berdasarkan pengujian, penggunaan normal (daily use) untuk penggunaan internet aktif, bermain game, akses multimedia, serta beberapa aplikasi media sosial dan instant messaging, baterai ponsel ini masih bisa bertahan mencapai waktu dua harian. Sementara berdasarkan simulasi Work 2.0 Battery Life, perangkat Infinix Hot S3X sanggup bertahan di angka 14 jam 29 menit nonstop.

Bahkan, untuk kondisi standby dengan internet menyala, Hot S3X bisa bertahan selama lebih dari empat hari untuk sekali pengisian baterai. Untuk pengisian dari nol hingga penuh pada baterainya, Infinix Hot S3X tampak lebih cepat dari Hot 6 Pro. Pasalnya, jika pada Infinix Hot 6 Pro dengan daya 4.000 mAh membutuhkan waktu selama kurang lebih 143 menit untuk waktu pengecasan dari nol persen hingga full, pada perangkat Infinix Hot S3X tercatat pengisian daya dengan kondisi yang sama hanya membutuhkan waktu kurang dari 120 menit.

Keamanan

Sementara dari segi keamanan, smartphone ini juga terbilang lengkap untuk harga jual di kelasnya. Sebab, Infinix Hot S3X selain kekinian dengan layar berponi, ia juga sudah dilengkapi fitur keamanan Fingerprint dan Face Unlock.

Kedua fitur ini memiliki performa yang cukup baik dalam mendeteksi data personal pengguna yang didaftarkan. Mulai dari sidik jari yang bisa cepat terdeteksi, hingga pengenal wajah yang akurat dalam menyensor titik-titik wajah. Infinix sempat mengklaim bahwa teknologi Face ++ miliknya mampu mendeteksi hingga 1024 titik wajah yang memiliki karakter khusus.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Hasil jepretan dengan kamera Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Untuk fingerprint, fitur ini selain bisa dimanfaatkan untuk membuka kunci layar, juga dapat dipakai sebagai tombol shutter kamera, menerima panggilan telepon, merekam percakapan telepon, menonaktifkan alarm, bahkan akses ke fitur XHide, salah satu fitur unik Infinix.

Kamera

Selain layar penuh dengan poni, Infinix Hot S3X juga mengadopsi tren kekinian lainnya. Apalagi kalau bukan sektor kamera utama gandanya. Kamera sebuah smartphone sudah menjadi pertimbangan penting konsumen dalam memutuskan apakah smartphone tersebut pantas mereka beli atau tidak. Untuk Infinix Hot S3X, kedua sensor kamera utamanya bisa langsung dilihat di sisi belakang tepat di pojok kiri atas.

Untuk resolusi kameranya sendiri, Infinix Hot S3X ditanamkan sensor 13 MP + 2 MP sebagai penembak utama. Lensa utamanya memiliki bukaan f/2.0 yang dikatakan mampu menyerap dan menghadirkan pencahayaan yang lebih berlimpah pada hasil foto. Kamera utamanya sudah mendukung teknologi Phase Detection Auto Focus (PDAF) untuk mendapatkan titik fokus yang lebih cepat dan tepat.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Hasil foto selfie dengan kamera Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Kombinasi kamera ganda yang dimiliki Hot S3X ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan foto dengan efek kedalaman kekinian alias bokeh. Bahkan, efek bokehnya bisa tampil lebih artistik.

Menariknya, foto bokeh yang ada di mode Portrait ini akan bekerja otomatis setelah pengguna menjepret gambar. Jika masih dirasa kurang bokeh, pengguna bisa mengedit ulang titik fokus bokeh di hasil foto (after focus).

Interface kameranya sendiri cukup simpel dengan tools dan pengaturan yang mudah dioperasikan. Sementara untuk mode kamera, Hot S3X menyertakan beberapa opsi penting, termasuk mode profesional.

Beralih ke kamera bagian depan, Infinix Hot S3X dibenamkan sensor beresolusi 16 MP dengan aperture yang sama seperti kamera belakang yakni f/2.0. Mengikuti tren ponsel dengan kamera selfie yang ada, Hot S3X pun tersedia mode Beauty yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kesan cantik dan bersih bagi penggunanya.

Tingkat kecantikan dan kehalusan wajah pengguna juga masih bisa ditingkatkan hingga level 9 secara manual. Untuk selfie yang lebih atraktif, user juga bisa memanfaatkan mode bokeh sama seperti kamera utamanya yang hadir dengan dua kamera. Tidak lupa Infinix menyertakan LED flash untuk mendukung selfie saat kondisi minim cahaya pada perangkat Infinix Hot S3X.

Menggunakan kamera Infinix Hot S3X terbilang lumayan menyenangkan. Sebanding dengan harga yang dikeluarkan. Hasilnya boleh dibilang tidak terlalu ‘murahan’. Kehadiran dual kamera utamanya pun jadi tidak terkesan mengikuti tren saja, namun juga fungsional.

Namun untuk beberapa kasus pengambilan gambar, harga memang tidak bisa bohong. Jangan dibandingkan smartphone dengan dual kamera di harga Rp 5 jutaan ke atas dengan smartphone dual kamera Rp 2 jutaan, ya!

Detail gambar tetap terlihat pada pengambilan gambar siang hari dengan intensitas cahaya yang sedang (tidak over). Keduanya berlaku untuk kamera depan dan belakang. Pun dengan kondisi pemotretan malam hari, asal tidak gelap-gelap amat, kamera Infinix Hot 6 S3X masih bisa dibanggakan.

Infinix Hot S3X, Infinix Hot S3X review, Infinix Hot S3X keunggulan
Hasil jepretan dengan kamera Infinix Hot S3X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Sementara untuk fitur zooming, Infinix Hot S3X dengan kamera utama gandanya tidak terlalu mengesankan. Sebab, ketika dipaksa mendekati objek, walaupun belum 100 persen (zoom), detail gambar sudah hilang.

Untuk mode profesionalnya pun tidak terlalu membantu, baik memotret di kondisi siang atau malam hari. Bahkan menurut kami masih lebih baik pengaturan auto saja. Istimewanya mode profesional buat kami hanya membantu menyesuaikan fokus dan terkesan pelengkap saja.

Kesimpulan

Pengalaman menggunakan smartphone Infinix Hot S3X selama beberapa waktu, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun rekreasi terbilang cukup memuaskan. Namun memang harus diakui, jangan terlalu berharap tinggi untuk smartphone dengan harga tersebut (berlaku untuk semua brand). Sebab ada harga tentu ada rupa.

Smartphone Infinix Hot S3X untuk teman sehari-hari sudah cukup, namun memang fungsinya terbatas baik dari segi performa dan kualitas dalam segala aspeknya. Kendati demikian, kehadiran RAM dan ROM seperti dijelaskan di atas, ditambah dengan Dedicated Slot untuk Micro SD, Infinix Hot S3X cocok untuk menjadi hadiah bagi yang terkasih.

Dari aspek performa dan kamera juga terbilang cukup, walaupun beberapa kasus memang kurang sekali kualitasnya. Namun hal tersebut wajar alias sebanding dengan harga yang ditawarkan.

Untuk tampilan desain Hot S3X pun layak mendapat acungan jempol. Sentuhan kekinian dengan kesan layar lega ditambah poni dan kamera belakang ganda membuat smartphone ini cocok digunakan remaja milenial yang ingin bergaya.

Menunjang aktivitas harian, JawaPos.com suka dengan baterainya yang terbilang jumbo. Pas untuk diajak piknik atau bepergian ke tempat jauh tanpa khawatir baterai cepat habis. Untuk kategori smartphone berponi di Indonesia, banderol harga sekitar Rp 2 jutaan yang melekat di Infinix Hot S3X tergolong cukup murah.

Smartphone ini pun membawa beberapa peningkatan penting ketimbang pendahulunya, yakni tampil dengan desain mengilap. Sementara mengutip judul yang kami sematkan pada artikel ini, Infinix Hot S3X dari segala aspek memang tidak ‘sesaru’ seperti namanya. Artinya, smartphone ini pantas untuk dibanggakan bagi kamu yang ingin bergaya dengan smartphone berponi di harga Rp 2 jutaan.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : (ce1/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini