JawaPos Radar | Iklan Jitu

Review Honor 8X: Harga Terjangkau, Gaya dan Performa Menakjubkan

24 Desember 2018, 10:41:41 WIB
Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Tampilan depan Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Smartphone Honor 8X resmi hadir di Indonesia awal November lalu. Brand yang masih saudara dengan Huawei itu percaya diri (pede) menempatkan Honor 8X di segmen menengah ke atas dengan berbagai keunggulan yang dibawanya. Beberapa keunggulan tersebut adalah layar lega, kamera mumpuni, serta desain berkilauan dengan material kaca.

Kehadiran Honor 8X di awal bulan juga menjadi tanda sengitnya persaingan smartphone di tanah air. Rivalnya dari Tiongkok, Xiaomi, nyatanya juga menggelar acara bersamaan dengan acara Honor pada 6 November lalu. Xiaomi saat itu memboyong Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite ke pasar tanah air.

Kembali ke Honor 8X, seperti biasa JawaPos.com dipercaya untuk menjajal keunggulan smartphone tersebut. Ingin tahu bagaimana pengalaman dan performanya untuk kebutuhan harian? Berikut ulasan smartphone Honor 8X yang dibanderol Rp 3,9 jutaan itu.

Kelengkapan

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Kelengkapan Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Langkah pertama memulai ulasan, JawaPos.com akan menyinggung sedikit soal aspek kelengkapan produk. Mengapa aspek kelengkapan selalu kami tempatkan paling pertama dalam ulasan? Sebab ini penting. Pasalnya, aspek kelengkapan produk, menurut kami, yang juga menempatkan diri sebagai konsumen, bisa jadi urusan serius untuk kesan pembeli. Jika kelengkapan produk tersedia dan ditata dengan baik tentu akan menjadi nilai lebih bagi produsen dalam hal ini vendor smartphone.

Perangkat Honor 8X dari paket pembelian terbilang lengkap. Beberapa aksesori wajib seperti charger, USB cable, SIM ejector, jelly case tambahan, dan earphone ada pada perangkat ini. Hadirnya jelly case tambahan pada paket penjualan smartphone Honor memang telah ada sejak produk sebelumnya. Namun untuk Honor 8X, penambahan earphone dalam dus penjualan terbilang baru.

Mungkin Honor mendengar masukan konsumen. Sebab, earphone memang nyatanya penting dan wajib ada dalam dus penjualan agar konsumen tidak repot-repot lagi membeli sendiri. Satu lagi yang membuat kami kagum kala membuka paket penjualan adalah smartphone ini rupanya telah dibekali dengan antigores yang sudah menempel di layar. Nilai tambah bagi produk Honor. Wajib dipertahankan.

Masih seperti produk pendahulunya, boks penjualan Honor 8X juga berwarna biru terang. Agaknya ini adalah representasi dari logo ‘Honor’ yang identik dengan warna biru. Lewat dus penjualan ini konsumen juga sudah diberikan sedikit informasi perangkat. Nomor identitas perangkat atau IMEI, informasi penyimpanan, warna, dan perakitan perangkat tersedia di luar dus penjualan Honor 8X.

Desain dan Layar

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Desain depan atas Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Usai membuka dus penjualan, unit Honor 8X berwarna hitam langsung kami jumpai. Untuk pilihan warna, Honor 8X hadir ke pasaran dengan pilihan warna hitam, biru dan yang paling spesial dengan warna merah. Seperti kami singgung di atas, smartphone ini salah satunya mengunggulkan aspek desain sebagai nilai jualnya. Kesan pertama melihat smartphone ini terbilang wah. Kami suka dengan smartphone yang berkilauan. Memikat mata.

Dari aspek desain, Honor 8X hadir dengan tampilan memesona. Kesan smartphone premium begitu terasa pada perangkat ini. Honor 8X mengusung konsep unibodi dengan baterai yang tidak bisa dilepas, sehingga perangkat ini memiliki kesan konstruksi yang solid. Desain belakang yang tampak berkilauan dengan sentuhan material kaca membuat Honor 8X nyaman dilihat. Namun karena materialnya kaca, kesan licin saat menggenggam sulit dihindarkan. Cara menyiasatinya adalah dengan menggunakan jelly case yang ada dalam paket penjualan.

Honor 8X memiliki dimensi keseluruhan 160,4 x 76,6 x 7,8 mm. Dengan ukuran segitu, sudah jelas aliran perangkat ini adalah Phablet atau atau gabungan antara smartphone dan tablet. Kami tidak menyarankannya untuk menggunakan dengan satu tangan. Selain licin, perangkat ini juga lumayan berat mengingat ukurannya yang tidak kecil.

Masih dari aspek desain, berlanjut ke bagian belakang perangkat. Honor 8X mengaplikasikan finishing dual tone dengan warna yang sama di sisi belakang. Sentuhan tersebut memberi aksen dan kesan mewah. Tampak strip atau garis dengan tone warna lebih muda menjadi latar belakang area dual kamera utama, flash, hingga brand Honor di sisi belakang ponsel ini.

Ya, pada bagian belakang, perangkat ini terdapat dua buah kamera utama, pemindai sidik jari, LED Flash, dan tulisan AI Camera serta logo Honor sejajar dengan kamera utama yang dibuat sedikit menonjol.

Honor 8X pada sisi kirinya terdapat slot SIM-Card dan MicroSD yang bisa ditampung semua dalam satu laci. Laci tempat menyimpan SIM-Card dan MicroSD nya-pun terbilang unik. Sebab, Honor 8X memungkinkan dua kartu SIM dan MicroSD tertampung semua dalam satu tempat atau istilah kerennya Dedicated Slot. Sementara pada tepi bagian kanannya terdapat tombol volume ‘Up and Down’ serta tombol power tepat di bagian bawah tombol volume.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Desain belakang bagian atas Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Berada di bagian bawah ada barisan elemen penting lainnya, seperti Micro USB, microphone, jack headphone dan tak lupa lubang speaker sebagai pengeras suara. Sementara pada bagian atas polos. Pada bagian sisi atas dan bawah serta tepi kanan dan kiri perangkat ini tidak mendapatkan sentuhan berkilauan.

Warnanya cenderung doff dengan material sedikit kasar. Tidak senada dengan case kaca pada bagian belakang. Mungkin Honor punya tujuan tertentu atas tepiannya yang tidak sama dengan bagian belakang dengan sentuhan mengkilat. Tujuannya mungkin agar pengguna tidak kehilangan daya cengkeram karena case kaca bagian belakangnya sudah licin.

Sampai kepada bagian depan, yakni layarnya. Honor 8X hadir dengan panel layar IPS LCD capacitive touchscreen, 16 M colours dengan bentang 6,5 inci. Resolusinya sendiri Full HD Plus sebesar 1.080 x 2.340 piksel dengan 19,5:9 aspect ratio (396 ppi density).

Lainnya, Honor 8X juga telah menggunakan teknologi Chip-on-Film (CoF) untuk membuat layar semakin lega dengan bezel tipis. Tak lupa, notch atau takik di bagian atasnya juga hadir sebagai tempat kamera selfie, earpice, dan lampu indikatir kecil di tengahnya. Layar dengan style notch-nya juga bisa diatur, apakah ingin ditampilkan atau tidak menggunakan pengaturan sederhana.

Hadirnya layar yang lega tentu memberi keuntugan tersendiri bagi penggunanya. Sebut saja ketika pengguna bermain game, membuka peta digital, atau kebutuhan lainnya. Dengan layar yang lebih luas, sudah tentu lebih banyak area dapat terlihat ketimbang menggunakan smartphone dengan layar kecil.

Layar Honor 8X menariknya juga dibekali dengan sertifikasi TUV Rheinland. Berbekal sertifikat dari verifikator perangkat tersebut, Honor mengklaim layar smartphone teranyarnya itu semakin sehat bagi penggunanya. Sebab, layarnya diklaim mampu mereduksi efek sinar ultra violet (UV) yang berbahaya bagi mata dalam jangka panjang.

Honor 8X dari aspek layar juga masih punya banyak fitur terkait layar seperti kemampuan untuk menentukan temperatur warna, ukuran dan jenis font sesuai kehendak pengguna, hingga fitur Smart Resolution. Smart Resolution sendiri adalah fitur yang secara otomatis dapat mengubah resolusi layar dari Full HD Plus (1080x2340) menjadi HD Plus (720x1560) untuk tujuan menghemat daya baterai yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Pengalaman ketika menggunakan smartphone ini di bawah terpaan sinar matahari langsung, layarnya bisa tampil dengan baik. Namun agar lebih maksimal tentu harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode penuh atau maksimal.

Interaksi di dalam layar sangat baik. Responsif ditambah dengan pengalaman sentuh yang halus berkat material kacanya. Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual. Kemudian di bagian bawah perangkat di sisi kiri, Honor menyematkan lampu indikator untuk beberapa keperluan.

Performa

Usai dari aspek layar dan desain, beralih ke area lainnya yakni performa. Di balik kap mesinnya, Honor 8X menggunakan SoC yang tergolong baru, yakni Kirin 710. Chipset kelas menengah ini besutan HiSilicon yang juga merupakan perusahaan bagian dari Honor dan Huawei. Kirin 710 pada perangkan Hinor 8X sendiri memiliki fabrikasi 12 nm.

Berbekal chipset tersebut, smartphone Honor 8X digadang-gadang mampu menangani hampir segala aspek penggunaan ponsel oleh si empunya nanti. Chipset yang disebut setara dengan milik kompetitor yakni Snapdragon 636 dan 660 yang hadir di perangkat Xiaomi Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite ini membuat Honor semakin yakin dapat meng-handle dominasi Xiaomi di tanah air.

Prosesor Octa-core Kirin 710 sendiri memiliki keandalan 4x2.2 GHz Cortex-A73 & 4x1.7 GHz Cortex-A53. Smartphone Honor 8X yang hadir di Indonesia juga dipadukan dengan RAM dan penyimpanan internal, yakni 4 GB RAM dan 128 GB internal storage. Terdapat pula GPU Turbo yang menjanjikan grafis lebih mumpuni dengan padanan hardware grafis Mali-G51 MP4.

Memori internalnya belum cukup besar bagi kamu? Tenang, Honor memberikan keleluasaan dengan kemungkinan upgrade penyimpanan hingga 400 GB lewat slot MicroSD yang ada pada perangkatnya itu.

Untuk sistem operasinya, Honor 8X menjalankan Android 8.1 Oreo ditambah dengan EMUI 8.2. EMUI merupakan antarmuka atau user interface (UI) bikian Huawei. Jadi khas hanya untuk perangkat besutan Huawei dan turunannya saja yang menggunakan EMUI. Untuk Honor 8X, EMUI yang disematkan versinya sudah relatif baru.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Desain belakang Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Jadi, tampilannya lebih segar dan menawarkan aneka warna yang terang persis seperti desain smartphone-nya. Secara default, pengalaman pengguna yang ditawarkan EMUI 8.2 cukup simpel. UI dari smartphone ini tampil clean dan tidak merepotkan ketika ditelusuri. Kombinasi software ini mampu berjalan dengan baik. Begitu pun akses ke semua fungsi berjalan lancar.

Untuk performa selain menggunakannya sehari-hari, seperti biasa kami menyimulasikan dalam uji benchmark. Meski tidak merepresentasikan penggunaan sehari-hari, uji benchmark lewat aplikasi populer nyatanya juga menjadi tolok ukur konsumen dalam memutuskan pembelian sebuah perangkat smartphone. Hal tersebut bisa mereka dapatkan dengan mudah lewat berselancar di dunia maya.

Untuk hasil simulasi menggunakan aplikasi populer AnTuTu Benchmark dan AnTuTu 3D Bench, perangkat Honor 8X mampu menghasilkan perolehan skor keseluruhan dengan angka 139878. Sementara untuk hasil pengujian menggunakan PC Mark (Work 2.0 Performance), Honor 8X berhasil membukukan skor 7139. Dengan perolehan skor segitu, Honor 8X jelas bisa diandalkan untuk beragam kebutuhan dan multitasking banyak aplikasi sekaligus.

Gaming

Aspek gaming saat ini juga penting bagi konsumen. Bagi mereka yang gemar bermain game, smartphone dengan kemampuan tersebut kini banyak diminati. Honor 8X sendiri sejatinya bukanlah smartphone gaming. Namun begitu, smartphone ini menilik performanya memang capable untuk diajak bermain game. Sekalipun dengan ukuran dan kebutuhan grafis agak berat.

Mengawal kebutuhan gaming Honor 8X juga telah mendukung inovasi terkini dari Honor dan Huawei yaitu GPU Turbo. Teknologi ini meningkatkan efisiensi performa pemprosesan grafis pada Honor 8X. Dengan demikian, meski menggunakan pengaturan grafis tinggi pada games berat semisal Playerunknown's Battleground (PUBG) Mobile, Asphalt 9, dan game lainnya, pengguna tidak perlu khawatir akan masalah FPS drop alias lag.

Untuk game PUBG Mobile, perangkat ini sanggup menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Tembak menembak, aksi bidik musuh dari kejauhan, menghindar dari serangan hingga efek visualnya mampu berjalan dengan sangat smooth tanpa kesan patah-patah. Setting grafisnya pun mampu kami buat hingga rata kanan.

Game lainnya seperti aksi ngebut di jalan raya dengan Asphalt 9 atau Need For Speed No Limits, kami tidak malahan tidak menemui kendala sama sekali. Respons layar dan performa berjalan baik tanpa cacat sama sekali.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Hasil skor Benchmark untuk Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Perlu diingat juga bahwa kesenangan bermain game pada perangkat smartphone tidak boleh melulu bicara spesifikasi. Pasalnya, game yang saat ini kebanyakan membutuhkan koneksi internet.

Karena itu kondisi jaringan internet turut andil dalam kenikmatan bermain game. Kesan patah-patah pun tidak boleh sering menyalahkan jeroan perangkat. Bahkan bermain game di perangkat sekelas smartphone gaming pun bisa saja patah-patah atau lag ketika koneksi internetnya payah.

Daya Tahan Baterai dan Keamanan

Kemudian sektor baterai. Performa sebuah gadget rasanya tidak akan seimbang jika tanpa baterai yang mumpuni pula. Untuk Honor 8X, ukuran baterainya terbilang besar, yakni 3.750 mAh. Berdasarkan pengalaman kami, penggunaan baterainya terbilang awet. Untuk bermain game, menonton video streaming, berfoto ria, sosial media, dan sebagainya sanggup bertahan dari pagi hingga sore.

Sementara berdasarkan simulasi menggunakan PC Mark: Work 2.0 Battery Life yang menunjukan angka penggunaan nonstop selama 12 jam 6 menit dari baterai full hingga benar-benar habis. Dengan perolehan angka segitu, bagi kami baterainya terbilang cukup. Hal tersebut cukup mewakili penggunaan umum user yang ingin bermain game, streaming video dan musik, serta aktivitas lainnya menggunakan smartphone ini.

Untuk untuk kondisi standby dengan internet menyala, Honor 8X bisa bertahan selama lebih dari lima hari untuk sekali pengisian baterai. Untuk pengisian dari nol hingga penuh pada baterainya, Honor 8X membutuhkan waktu selama kurang lebih 190 menit.

Sementara untuk fitur keamanan, Honor 8X juga sudah dilengkapi dengan fitur face unlock selain fitur biometrik semisal fingerprint scanner. Dengan fitur face unlock pengguna dimungkikan untuk membuka smartphone tanpa perlu mengetik password atau memindai sidik jari.

Fitur face unlock-nya juga cepat dibandingkan dengan metode unlock lainnya. Sementara fingerprint 4.0 yang multifungsi ini dapat membuka Honor 8X dengan sangat cepat yakni 0,25 detik saja. Fitur keamanan fingerprint di Honor 8X termasuk yang paling kami suka. Cepat dan akurat.

Kamera

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Hasil jepretan kamera Honor 8X efek bokeh. (Istimewa)

Seperti judul artikel di atas, gaya dan performa seimbang juga dibuktikan Honor 8X dari sektor kamera. Ingat ya, saat ini kamera juga menjadi nilai penting konsumen untuk menjatuhkan pilihan membeli sebuah smartphone.

Untuk menangkap momen apik bersama orang-orang terkasih, Honor 8X juga sudah menyematkan alat bidik yang tengah menjadi tren saat ini. Tren tersebut adalah kamera utama ganda dengan ukuran 20 MP + 2 MP.

Kamera menjadi salah satu faktor menarik lainnya dari Honor 8X, ditenagai chipset yang telah mendukung fitur berbasis AI atau kecerdasan buatan, sektor kamera pada smartphone ini pun turut dibekali dengan kemampuan kecerdasan buatan.

Dengan menekan ikon AI pada mode foto (terletak di area atas viewfinder dalam orientasi portrait/posisi vertikal), kamera utama ganda Honor 8X akan mengenali objek yang difotonya dan secara otomatis akan mengaplikasikan pengaturan warna dari objek yang dijepret. Honor sendiri mengklaim bahwa kamera utama Honor 8X mampu mengenali 22 kategori objek dan 500 skenario berbeda.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Hasil jepretan kamera Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Begitu membuka menu kamera, pengguna akan langsung dihadapkan oleh interface yang mudah digunakan dan bisa diutak-atik. Pada kamera utama misalnya. Di sini pengguna bisa memilih sejumlah ikon yang tersedia di sisi bawah seperti Aperture, Night, Photo, Video, dan More.

Di dalam mode More sendiri masih terdapat beragam pilihan pemotretan gambar seperti mode Pro, Slow Motion (480 fps), Panorama, HDR, Light Painting, AR Lens, Time Lapse Fiter, Watermark, serta fitur tambahan seperti Good Food dan Document Scanner. Di arena ini pengguna juga bisa berpindah ke kamera depan. Sementara pada sisi atas terdapat mode Pengaturan Flash, Moving Picture, AI, dan pengaturan.

Fitur kamera yang tak kalah menarik dari Honor 8X adalah Night Mode atau mode malam. Cara kerjanya mirip dengan mekanisme long-exposure pada penggunaan kamera konvensional ketika memotret dalam keadaan minim cahaya. Pada mode ini pengguna dapat mengambil gambar meski pencahayaan di sekitar objek tidak memadai bahkan gelap.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Hasil jepretan kamera Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Setelah pengguna menekan tombol shutter, kamera akan mengambil dan menggabungkan beberapa frame dengan nilai eksposur berbeda selama beberapa detik (tergantung kondisi pencahayaan). Algoritma cerdas kamera Honor 8X kemudian akan menggabungkan beberapa frame tersebut menjadi sebuah gambar utuh yang terang meskipun sesungguhnya keadaan sekitar gelap.

Berbicara kamera, dua sensor kamera yang disematkan beserta pilihan yang dibawanya, Honor 8X sangat memadai untuk menjepret berbagai momen apik nan menarik. Kualitas hasil bidikan lensanya pun kami berani bilang sangat apik.

Hal tersebut berlaku baik dari sisi ketajaman, warna, maupun detail gambar yang dihasilkan. Bagi yang suka memotret gambar dengan latar belakang blur alias bokeh, hal ini juga dengan mudah bisa dilakukan lewat kamera belakang Honor 8X dengan kualitas gambar yang baik.

Honor 8X, Honor 8X review, review Honor 8X
Hasil jepretan kamera selfie Honor 8X. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Bergeser ke kamera depan dengan ukuran 16 MP, sejumlah pilihan telah disediakan untuk menemani pengguna menjepret gambar bersama Honor 8X, antara lain, moving picture, portrait, dan mode beutification. Kamera selfie-nya tidak dibekali LED Flash, namun begitu pengguna bisa menggunkan kamera selfienya untuk memotret dalam keadaan gelap dengan mode flash yang akan memanfaatkan layar dengan cahaya putih yang terang. Jadilah gambar tetap terang meskipun kondisi sekitar gelap. Jujur, untuk aspek kamera, Honor 8X membuat kami kagum. Kami suka dengan kamera depan dan belakangnya untuk harga yang ditawarkan.

Kesimpulan

Sampai pada kesimpulan, pengalaman menggunakan smartphone Honor 8X terbilang sangat menyenangkan. Kami suka segala aspeknya dari perangkat ini. Gaming, kamera, desain, dan jeroannya bisa dibanggakan dengan banderol harga yang terpampang untuk perangkat ini. Menyoal kecantikannya, keseimbangan antara performa dengan penampilan boleh dibilang pas. Dalam artian, smartphone ini memang tidak hanya cantik di luar tetapi juga bisa diandalkan selain hanya diajak bergaya.

Smartphone Honor 8X untuk kebutuhan daily driven sangat cukup untuk meng-cover kebutuhan pengguna yang beragam. Ditambah desain yang cantik berkilauan, Honor 8X bisa pula diajak bergaya. Namun material belakangnya cukup mudah lecet atau tergores. Saran kami, selalu pakaikan pelindung bawaan yang ada dalam paket penjualan. Jika bosan, boleh membeli aksesori lain di pasaran dengan tetap memperhatikan kecantikan bawaan smartphone ini.

Akhir kata, hampir segala kebutuhan pengguna bisa digantungkan pada smartphone ini hampir tanpa kendala. Mau apa? gaming, sosial media, instan messanging, bergaya sambil menonton video? Semua bisa dilakukan Honor 8X dengan sangat baik. Oh iya, soal penantang Honor 8X yakni Xiaomi Redmi Note 6 Pro, nantikan artikel review-nya dalam waktu dekat. Tetap tunggu di kanal Teknologi, JawaPos.com.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : (ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini