
MENGEPUL: Perangkat memasak tradisional yang digunakan para pedagang, antara lain kompor tungku berbahan bakar kayu. (SOPIAN KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MOJOKERTO)
Setelah Pasar Keramat sukses menjadi salah satu destinasi wisata andalan, sebuah tema wisata baru tengah dikembangkan di Desa Wisata Warugunung. Pemerintah desa (pemdes) tengah menggagas sebuah objek konservasi bambu.
Sebagai langkah awal, sebanyak 500 bibit bambu berbagai jenis kini telah ditanam di pekarangan rumah warga hingga tanah kas desa (TKD) setempat. Bekerja sama dengan Yayasan Bambu Lestari Jawa Timur, pengembangan tanaman bambu terus dirawat dan dipantau agar tumbuh subur.
Tidak hanya dibudidayakan, warga yang dikoordinasi oleh kelompok masyarakat (pokmas) juga turut diedukasi untuk bisa memanfaatkan tanaman bambu menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi.
Mayoritas yang dijual adalah aneka makanan-minuman tradiosional. (SOPIAN KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MOJOKERTO)
Setiap seminggu sekali, puluhan pemuda mengikuti kelas khusus tentang pembuatan kerajinan tangan. Termasuk juga dididik tentang budidaya bambu yang bisa ditularkan kepada masyarakat luas.
’’Ke depan, akan dikonsep menjadi desa wisata edukasi dan konservasi bambu,’’ tegas Kades Warugunung, Agus Sudarmaji.
PENGUNGKIT EKONOMI: Mayoritas pedagang adalah warga Desa Warugunung. (SOPIAN KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MOJOKERTO)
Dipilihnya pohon bambu tak lepas dari manfaat yang dimiliki pohon berongga tersebut, yakni mencegah erosi tanah dan menyimpan air lebih banyak. Dengan manfaat tersebut, diharapkan Desa Warugunung bisa terhindar dari bencana tanah longsor dan kekeringan.
TUKAR DULU: Sebelum berbelanja, setiap pengunjung wajib menukarkan uang dengan kepeng atau koin dari bambu. (SOPIAN KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MOJOKERTO)
Selain untuk kelestarian, Sudarmaji juga membidik konsep wisata konservasi bambu yang belum pernah ada di Mojokerto, di mana pengunjung akan diajak berkeliling desa untuk merasakan keasrian hutan pohon bambu. ”Nanti, disiapkan rumah-rumah warga yang dijadikan homestay, sehingga wisatawan bisa berkeliling desa sekaligus berkunjung di Pasar Keramat,’’ pungkasnya. (far/fen)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022