
Ilustrasi: Pohon karet. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia memang dikenal sebagai salah satu penghasil karet alam terbesar di dunia. Dari Sumatera sampai Kalimantan, komoditas ini jadi tulang punggung ekonomi daerah dan berkontribusi besar pada ekspor nasional.
Namun, meski produksi karetnya melimpah, Indonesia bukanlah pemegang gelar "Ibu Kota Karet Dunia". Julukan bergengsi itu justru dimiliki sebuah kota di Amerika Serikat, tempat lahirnya industri ban modern dan pusat inovasi karet global yang sudah mendunia sejak awal abad ke-20.
Kota ini bukan hanya memproduksi ban dalam jumlah masif, tetapi juga menjadi rumah bagi perusahaan raksasa, ilmuwan bahan polimer, dan laboratorium penelitiannya. Perkembangannya yang pesat bahkan sempat menjadi barometer industri karet dunia, jauh melampaui negara-negara yang kaya akan bahan baku alam.
Inilah yang kemudian membuat kota tersebut berdiri sebagai pusat karet dunia, sementara negara penghasil karet terbesar seperti Indonesia tetap dikenal sebagai memainkan peran produsen, bukan pusat inovasinya.
Lalu kota manakah yang menyandang gelar "Ibu Kota Karet Dunia"? Berikut penjelasannya, dikutip dari Jagran Josh, Jumat (28/11).
Akron, Kota yang Dijuluki Ibu Kota Karet Dunia
Akron, sebuah kota di negara bagian Ohio, Amerika Serikat, dikenal secara global sebagai Ibu Kota Karet Dunia. Julukan ini lahir karena kota tersebut menjadi pusat manufaktur ban, inovasi karet, dan penelitian polimer sejak awal tahun 1900-an. Perusahaan-perusahaan ban terbesar dunia memulai kiprahnya di sini, menjadikan Akron episentrum industri karet selama lebih dari satu abad.
Pabrik-pabrik berteknologi tinggi, tenaga kerja terampil, dan jaringan transportasi yang strategis membuat Akron mendominasi produksi ban dunia. Bahkan, standar kualitas ban modern banyak lahir dari laboratorium penelitian di kota ini.
Mengapa Akron Disebut Ibu Kota Karet Dunia?
Pada awal abad ke-20, ketika industri otomotif Amerika berkembang pesat, permintaan ban meningkat tajam. Akron menjadi tujuan utama raksasa ban untuk membangun pabrik dan pusat pengembangan teknologi mereka.
Selama bertahun-tahun, jutaan ban diproduksi di kota ini untuk pasar lokal dan internasional. Inovasi karet dan ban modern sebagian besar bermula dari penelitian ilmuwan di Akron.
Desain, material, dan proses produksi ban yang kita kenal hari ini banyak dipatenkan di kota ini.
Keunggulan tersebut memperkuat reputasi Akron sebagai pusat global industri ban, meskipun bahan baku karet alamnya justru datang dari negara lain, termasuk Indonesia.
Goodyear: Produsen Ban Raksasa yang Mengharumkan Nama Akron
Goodyear, salah satu produsen ban terbesar di dunia, berkantor pusat di Akron. Meski kini beroperasi di berbagai benua, pusat riset, fasilitas pengujian, dan pengembangan teknologi ban tercanggihnya tetap berada di kota tersebut.
Dari sinilah lahir ban mobil dan truk berperforma tinggi, ban untuk pesawat terbang dan kendaraan industri, material karet hemat energi dan komponen ramah lingkungan. Pengaruh Goodyear menjaga Akron tetap berada di garis depan industri global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022