Ilustrasi fasilitas sleeper bus Miyor Jakarta-Padang. (Traveloka).
JawaPos.com - Mudik dari Jakarta ke Padang bukan perjalanan singkat. Jaraknya bisa tembus 1.200–1.400 kilometer, dengan waktu tempuh darat lebih dari satu hari. Karena itu, memilih moda transportasi yang nyaman bukan lagi soal gaya, tapi soal stamina.
Menjelang Mudik Lebaran 2026, tren perjalanan jarak jauh menunjukkan satu hal: pemudik makin selektif. Bukan cuma harga yang dipertimbangkan, tapi juga ruang kaki, privasi, hingga fasilitas hiburan di perjalanan.
Kalau kamu sedang menyiapkan rencana pulang kampung ke Ranah Minang, berikut empat transportasi umum paling nyaman rute Jakarta–Padang yang bisa jadi pertimbangan.
Bagi yang ingin tetap lewat jalur darat tapi tidak mau pegal 30 jam di kursi tegak, sleeper bus jadi opsi favorit dalam dua tahun terakhir.
PO Miyor dikenal menghadirkan sleeper seat dengan sandaran hampir 180 derajat. Setiap penumpang mendapatkan ruang semi-privat dengan sekat, lengkap dengan bantal dan selimut. Konsepnya mirip kapsul mini di dalam kabin bus.
Fitur yang biasanya tersedia:
- AVOD (Android Video on Demand) di tiap kursi
- USB charger Type A dan Type C
- Dispenser air panas/kopi
- Toilet di dalam bus
Untuk rute Jakarta–Padang, sleeper bus memang bukan yang tercepat, tapi banyak pemudik mengaku lebih segar saat tiba karena bisa benar-benar beristirahat selama perjalanan.
Combi, Nyaman dengan Layanan Premium
Kalau kamu mencari kombinasi kursi eksekutif dan sleeper dalam satu armada, PO Sembodo patut masuk daftar.
Operator ini dikenal cukup konsisten dalam menjaga kondisi armada dan pelayanan kru. Pada tipe Executive Plus dan Suite Combi, konfigurasi kursi lebih lega dengan jarak antarbangku yang nyaman untuk perjalanan panjang.
Beberapa fasilitas yang biasanya tersedia:
- AVOD
- CCTV untuk keamanan
Kombinasi kursi rebahan dan sleeper
Pilihan ini cocok buat kamu yang ingin kenyamanan kelas atas, tapi masih ingin suasana bus reguler yang lebih sosial dibanding sleeper full-cabin.
Bagi perantau Minang, nama NPM dan ANS tentu bukan hal baru. Keduanya sudah lama menjadi tulang punggung transportasi darat lintas Sumatera.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
