
Wisatawan di Angkor Wat pada Juni 2026. (Kyodo)
JawaPos.com - Kunjungan wisatawan asing ke Siem Reap, Kamboja, merosot tajam akibat mahalnya biaya perjalanan dan citra negara tersebut sebagai basis sindikat penipuan terorganisasi. Jumlah pengunjung kompleks candi Angkor Wat bahkan turun 32 persen pada paruh pertama tahun ini.
Seperti dilansir Kyodo, Jumat (14/8), sekitar 388.000 orang mengunjungi kompleks candi Angkor Wat selama Januari hingga Juni. Jumlah tersebut turun 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan terjadi di sejumlah pasar utama, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Tiongkok. Jumlah wisatawan Jepang juga turun 33 persen.
Mahalnya biaya penerbangan menjadi salah satu persoalan utama. Memburuknya kondisi di Timur Tengah mengurangi ketersediaan penerbangan sekaligus mendorong kenaikan biaya perjalanan, terutama bagi wisatawan Eropa yang selama ini menjadi pasar penting.
Direktur Pariwisata Provinsi Siem Reap Thim Sereyyuth mengatakan mahalnya tiket pesawat membuat wilayah tersebut kalah bersaing dengan Vietnam dan Thailand yang memiliki penerbangan langsung dari Eropa.
Menurut dia, Siem Reap belum mampu memanfaatkan secara maksimal bandara internasional yang dirancang untuk melayani penerbangan jarak jauh.
Bandara Internasional Siem Reap-Angkor mulai beroperasi pada 2023 sebagai bagian dari inisiatif Belt and Road Tiongkok. Bandara tersebut dibangun dengan harapan jumlah wisatawan terus meningkat.
Namun, saat ini hanya sedikit lebih dari selusin penerbangan internasional pulang-pergi yang beroperasi setiap hari, terutama menuju negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Jumlah penumpang juga masih jauh di bawah level 2019, sebelum pandemi Covid-19 ketika bandara lama Siem Reap masih beroperasi.
Penurunan wisatawan terlihat hingga kawasan Pub Street, salah satu pusat keramaian yang populer di kalangan turis asing. Seorang pegawai restoran yang dikenal pernah dikunjungi aktor Amerika Serikat Angelina Jolie saat syuting film mengatakan jumlah pelanggan turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
