
Ilustrasi kendaraan keluar dari kapal selepas penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak. (Istimewa)
JawaPos.com - Banyak calon penumpang masih bingung memilih antara ferry Merak-Bakauheni kelas eksekutif atau reguler saat hendak menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatra. Perbedaan keduanya tidak hanya terletak pada harga tiket, tetapi juga mencakup waktu boarding, durasi perjalanan, fasilitas pelabuhan, hingga tingkat kenyamanan selama berada di kapal.
Secara umum, ferry kelas eksekutif menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Penumpang mendapatkan akses ke terminal modern, proses boarding yang lebih tertata, serta fasilitas kapal yang lebih eksklusif.
Sementara itu, kelas reguler menjadi pilihan yang lebih ekonomis bagi penumpang yang mengutamakan biaya perjalanan. Lalu, apa saja perbedaan ferry Merak-Bakauheni kelas eksekutif dan reguler? Berikut ulasan lengkapnya.
Baca Juga:Jadi Guru Mandarin di Surabaya Pakai Visa Pra-Investasi, WN China Dideportasi dan Dicekal 10 Tahun
1. Proses Boarding Lebih Cepat di Kelas Eksekutif
Salah satu perbedaan paling terasa adalah proses naik kapal atau boarding.
Penumpang kelas eksekutif dapat menunggu keberangkatan di ruang tunggu khusus yang nyaman dan ber-AC. Saat waktu keberangkatan tiba, mereka masuk ke kapal melalui garbarata atau jembatan penghubung, mirip seperti proses naik pesawat.
Sebaliknya, penumpang reguler biasanya menggunakan area tunggu standar di sekitar dermaga. Proses naik kapal juga cenderung lebih padat karena bercampur dengan arus kendaraan yang masuk ke kapal melalui pintu rampa (ramp door).
2. Waktu Tempuh Perjalanan Cenderung Lebih Singkat
Bagi penumpang yang mengejar efisiensi waktu, ferry eksekutif menawarkan keunggulan tersendiri.
Kapal eksekutif umumnya menempuh perjalanan Merak-Bakauheni dalam waktu sekitar 120 menit termasuk proses sandar. Sementara itu, kapal reguler membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 3 jam tergantung kondisi cuaca, kepadatan pelabuhan, serta antrean kapal di dermaga.
3. Fasilitas Terminal Lebih Modern

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
