Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Agustus 2026 | 03.58 WIB

Mengenal Gunung Piramid di Bondowoso, Punya Jalur Punggung Naga yang Indah Tapi Berbahaya

Panorama indah di Puncak Gunung Piramid, Bondowoso. (Dokumentasi Radar Jember) - Image

Panorama indah di Puncak Gunung Piramid, Bondowoso. (Dokumentasi Radar Jember)

JawaPos.com - Gunung Piramid yang terletak di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi favorit para pencinta alam.

Meski menawarkan panorama perbukitan yang memukau dan ketinggian rendah sekitar 1.521 meter di atas permukaan laut (mdpl), jalur pendakian Gunung Piramid dikenal cukup menantang dan tidak cocok bagi pemula.

Tantangan terbesar berada di jalur punggungan sempit yang dikenal sebagai "Punggung Naga". Pada beberapa titik, jalur tersebut hanya memiliki lebar sekitar 30 hingga 60 sentimeter dengan jurang curam di sisi kanan dan kiri.

Medan yang curam mengharuskan pendaki memiliki kondisi fisik prima, pengalaman, dan kewaspadaan tinggi. Setiap langkah harus diperhitungkan karena kesalahan kecil dapat memicu kecelakaan yang berakibat fatal.

Selain jalur sempit, pendakian juga didominasi tanjakan curam dengan kontur tanah gembur dan berbatu. Medan menjadi semakin licin setelah hujan, sehingga meningkatkan risiko pendaki terpeleset.

Cuaca di Gunung Piramid juga menjadi tantangan tersendiri. Kabut tebal sering muncul mendadak hingga membatasi jarak pandang, sementara angin kencang di jalur terbuka dapat mengganggu keseimbangan pendaki.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Piramid beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan pendaki. Terbaru, satu pendaki asal Surabaya dan lokal guide asal Bondowoso yang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang.

Dilaporkan Hilang, Dua Pendaki Ditemukan Meninggal Dunia di Dasar Jurang Gunung Piramid 

Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (4/8).

Korban adalah Maliya Finda, 51 tahun, warga Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili, 35 tahun, warga Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore