
Weton Ini Pendiam Tapi Sangat Berbahaya Jika Disakiti, Begini Penjelasannya Menurut Primbon! (kjpargeter/Freepik)
JawaPos.com - Dalam kepercayaan spiritual Jawa, karakter seseorang dapat dipelajari melalui wetonnya. Menurut primbon ada beberapa tanda weton tertentu yang memiliki karkater yang sangat kuat meski kelihatannya pendiam.
Menurut pembahasan dari salah satu video di kanal Youtube Panggilan Leluhur, ada 13 weton istimewa, dimana keistimewaan ini bukan terletak pada kemewahan atau popularitas, melainkan pada sikap diam dan tenang mereka yang justru memancarkan energi kuat dan tajam. Bahkan, weton-weton ini dikenal selaras dengan sosok gaib yang disebut Khodam Singa Turu (singa tidur) yang melambangkan kekuatan dahsyat dalam diam.
Khodam Singa Turu bukan sembarang kodam. Ia sangat disukai oleh mereka yang tenang, tidak banyak bicara, namun memiliki prinsip dan keberanian yang kuat. Oleh sebab itu, orang dengan weton seperti Minggu Wage, Minggu Kliwon, Senin Legi, Senin Pahing, Selasa Wage, Rabu Legi, Kamis Legi, Jumat Pahing, Jumat Pon, Sabtu Wage, Sabtu Kliwon, Rabu Pon, Kamis Kliwon, kerap didampingi oleh kodam ini. Mereka mungkin tampak biasa saja, tidak banyak bergaul, bahkan terkesan tertutup. Tapi di balik ketenangan itu, mereka menyimpan keberanian dan keteguhan hati yang sulit digoyahkan.
Contohnya, pemilik weton Kamis Legi dikenal sebagai pribadi yang kalem dan pengamat yang cermat. Namun jika disakiti, ia bisa menyusun rencana dengan sangat matang untuk membalas. Begitu pula dengan Jumat Pon yang dikenal cerdik dan pendiam, tetapi mampu “menghancurkan” lawannya dari balik diamnya. Dalam dunia spiritual, sikap semacam ini dianggap sebagai bentuk keseimbangan antara energi dalam (batin) dan kekuatan luar (reaksi).
Menariknya, watak pendiam ini juga membuat pemilik weton-weton tersebut lebih mampu membaca situasi, mengatur strategi, dan bertahan dalam tekanan. Mereka bukan tipe yang mudah meledak, tetapi ketika benar-benar terganggu, reaksinya bisa sangat mengejutkan. Khodam Singa Turu, dengan karakternya yang juga tenang namun penuh daya hancur, menemukan kecocokan dengan mereka yang mampu mengendalikan amarah dan bertindak hanya saat diperlukan.
Melihat ini, kita jadi belajar bahwa kekuatan sejati bukan selalu tentang siapa yang paling lantang atau paling aktif. Terkadang, kekuatan justru datang dari ketenangan dan kedalaman jiwa. Bagi pemilik 13 weton ini, kesendirian bukan kelemahan, melainkan ruang untuk merenung, memperkuat diri, dan jika perlu mengatur langkah besar berikutnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
