
Mengenal Sifat dan Karakter Manusia Berdasarkan Pasaran Jawa: Wage, Legi, dan Pon, Menurut Primbon Jawa (Freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, mengenal jati diri seseorang bukan hanya bisa dilihat dari kebiasaan atau lingkungan tempat ia tumbuh, tapi juga dari weton kelahiran. Salah satu unsur penting dalam weton adalah pasaran, yaitu lima nama hari dalam penanggalan Jawa yang terdiri dari Wage, Legi, Pon, Kliwon, dan Pahing.
Menariknya, menurut Primbon Jawa, setiap pasaran ini dipercaya membawa watak atau sifat tertentu bagi orang yang lahir di hari tersebut.
Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal youtube Sabdaning Ratu, mengenal watak seseorang berdasarkan pasarannya bisa memberikan gambaran awal tentang kepribadian, karakter dasar, hingga kecocokan dalam pertemanan atau hubungan.
Meskipun tidak harus dipercaya secara mutlak, pengetahuan ini bisa menjadi bahan refleksi dan bahkan bahan pembelajaran untuk memahami diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik.
1. Pasaran Wage (Nilai 4): Orang yang lahir di pasaran Wage memiliki sifat Prabu Anom. Wataknya dikenal cenderung pemarah, belum stabil, suka bertindak sesuka hati, dan kadang terlihat sombong. Namun di balik itu semua, mereka juga dikenal memiliki pendirian yang teguh. Cocok untuk beternak hewan besar seperti sapi atau lembu, karena energi dari pasaran Wage ini kuat dan cocok untuk usaha yang membutuhkan ketekunan.
2. Pasaran Legi (Nilai 5): Lahir di hari Legi berarti membawa sifat Semedi. Orang-orang ini umumnya dikenal jujur, ikhlas, bijaksana, dan cerdas. Mereka juga sangat suka bersosialisasi dan terbuka pada lingkungan sekitar. Hewan peliharaan yang cocok untuk mereka antara lain kucing, tikus, atau hamster, yang mencerminkan kehangatan dan kecerdasan mereka.
3. Pasaran Pon (Nilai 7): Pasaran Pon memiliki watak Somahito. Sifat dominannya adalah mudah marah, tetapi mereka juga dikenal pemberani, bijaksana, dan berbudi halus. Karakter ini menjadikan mereka pribadi yang tegas namun tetap punya hati. Hewan yang cocok dipelihara oleh orang Pon adalah kambing atau biri-biri, yang menggambarkan kesabaran dan ketekunan.
Mengetahui sifat berdasarkan pasaran kelahiran bisa menjadi cara unik untuk mengenali karakter dasar diri sendiri dan orang lain. Bagi kamu yang lahir di Wage, Legi, atau Pon, mungkin beberapa sifat di atas terasa akurat, mungkin juga tidak sepenuhnya sesuai dan itu wajar. Bagaimanapun juga, manusia adalah makhluk yang kompleks. Tapi tak ada salahnya memetik kearifan dari budaya Jawa ini sebagai bagian dari refleksi dan pelajaran hidup. Ambil baiknya, buang buruknya, dan tetaplah menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
