
Ilustrasi ketakutan akan mencintai
JawaPos.com – Mengapa perempuan sering kali sulit percaya pada cinta menjadi pertanyaan yang banyak muncul di kepala laki-laki maupun perempuan.
Terutama bagi mereka yang pernah merasakan pahitnya pengkhianatan atau kekecewaan dalam hubungan.
Tidak sedikit perempuan yang akhirnya membawa luka lama hingga memengaruhi cara mereka melihat cinta di masa depan.
Baca Juga: Awas Emotional Spending! Kondisi Psikologis Saat Suka Belanja Barang yang Tidak Sesuai Kebutuhan
Rasa waspada berlebihan, sulit membuka hati, hingga kebiasaan menguji pasangan bisa menjadi tanda bahwa kepercayaan sudah tergores.
Sebuah survei di Inggris menunjukkan bahwa sekitar 10% perempuan menikah tidak mempercayai pasangannya.
Bahkan, 9% di antaranya mengaku pernah memeriksa akun media sosial suami untuk melihat apa yang ditulis dan dengan siapa mereka berbicara.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan laki-laki—hanya 5% yang melaporkan ketidakpercayaan, dan hanya 3% yang mengecek akun media sosial istrinya.
Data ini memberi gambaran bahwa isu kepercayaan dalam hubungan memang lebih banyak dialami perempuan.
Hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor psikologis, pengalaman masa lalu, hingga perbedaan sosial dalam memandang komitmen.
Dari sini, kita bisa mulai memahami bahwa kesulitan perempuan mempercayai cinta bukan sekadar “terlalu curiga,” tetapi ada akar emosional dan sosial yang jauh lebih dalam.
Lebih dalam lagi, mari simak pembahasan beberapa penyebab berikut yang dilansir dari Harley Therapy.
Banyak perempuan terlihat percaya diri dalam hubungan, tetapi diam-diam menyimpan ketakutan untuk benar-benar membuka diri.
Ketika hubungan mulai terasa serius, muncul rasa panik atau dorongan untuk menjauh. Seakan ada tembok yang tidak bisa ditembus pasangan, meski dari luar tampak baik-baik saja.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
