
Weton Legi, Wage, dan Kliwon Disebut Anti Santet dan Paling Ditakuti. (FREEPIK)
JawaPos.com - Dalam kepercayaan Jawa, weton bukan sekadar penanda hari lahir, tetapi cerminan energi batin yang menyatu dengan alam semesta.
Ada weton-weton tertentu yang diyakini memiliki getaran sangat kuat, hingga mampu membentuk perlindungan alami dari serangan gaib.
Weton inilah yang kerap disebut “anti santet” dan menjadi momok bagi para dukun.
Seperti diungkap dalam kajian spiritual kanal YouTube Primbon Cirebon, kekuatan weton tertentu dipercaya berasal dari dukungan energi leluhur, khodam, serta keselarasan antara hari lahir dan pasaran.
Kombinasi inilah yang menciptakan benteng gaib yang sulit ditembus.
Berikut tiga weton yang disebut paling ditakuti di ranah dunia gaib, disusun dengan penomoran beserta uraian spiritualnya.
1. Weton Legi
Weton Legi dikenal memiliki energi halus yang sangat kuat dan stabil. Dalam kejawen, Legi sering diasosiasikan dengan aura terang yang memancar alami dari dalam diri pemiliknya.
Energi ini membuat serangan gaib sulit menembus karena langsung terpental oleh getaran batin yang bersih dan kuat.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
